Pasar Pagi Samarinda Belum Optimal, Kios Belum Beroperasi Jadi Sorotan DPRD
Potret Pasar Pagi Samarinda terbaru
Ketidakjelasan pengelompokan tersebut dinilai ikut memengaruhi aktivitas pedagang, terutama mereka yang menempati area di lantai atas.
Iswandi mengatakan kriteria pedagang grosir dan eceran perlu disepakati terlebih dahulu bersama para pedagang.
“Kriteria mana yang masuk grosir dan mana yang eceran harus disepakati terlebih dahulu bersama pedagang,” katanya.
Sementara usulan penambahan fasilitas, seperti eskalator di bagian luar atau tangga tambahan, menurutnya perlu melalui kajian teknis.
“Usulan fasilitas seperti eskalator di bagian luar atau penambahan tangga nantinya perlu dikaji secara teknis oleh PUPR berdasarkan masukan dari Disdag,” ujarnya.
Dugaan Biaya Tambahan Listrik Ikut Disorot
Komisi II juga menyoroti informasi mengenai dugaan adanya biaya untuk penambahan daya listrik pada masing-masing toko.
Iswandi meminta Dinas Perdagangan memeriksa langsung informasi tersebut agar persoalan dapat dipastikan dan tidak berkembang menjadi kabar yang belum jelas kebenarannya.
Persoalan kelistrikan juga menjadi salah satu hal yang tengah dibahas Dinas Perdagangan Samarinda.
800 Lapak Pasar Pagi Belum Beroperasi
Kepala Dinas Perdagangan Kota Samarinda, Nurrahmani, mengatakan pihaknya terbuka terhadap keluhan dan usulan dari pedagang.





