DPRD Samarinda Soroti Penurunan Omzet Pasar Tradisional dan Dorong Kemudahan Regulasi
DPRD - Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah/ Foto: Avnmedia
AVNMEDIA.ID - Pergerakan ekonomi di sejumlah pasar tradisional Kota Samarinda saat ini tengah mengalami tekanan yang cukup terasa.
Pedagang di beberapa lokasi utama seperti Pasar Segiri, Pasar Pagi, dan Pasar Merdeka melaporkan penurunan omzet yang cukup signifikan akibat menurunnya daya beli masyarakat.
Kondisi ini membuat aktivitas jual beli harian tidak lagi seramai biasanya dan berdampak pada pendapatan pelaku usaha kecil.
Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah, menanggapi situasi tersebut dengan menyampaikan keprihatinan serta sejumlah langkah yang dinilai dapat membantu pemulihan ekonomi.
Ia menekankan perlunya penyesuaian strategi dari pelaku usaha sekaligus dorongan kebijakan dari pemerintah daerah agar kondisi pasar dapat kembali stabil dalam waktu yang tidak terlalu lama.
Kepada para pedagang, Helmi mengingatkan pentingnya pengelolaan stok barang yang lebih realistis sesuai kondisi pasar saat ini.
Ia menilai, pengadaan barang dalam jumlah besar tanpa perhitungan yang matang justru dapat meningkatkan risiko kerugian.
“Kita juga mengharapkan dari pihak pelaku usaha juga bisa menyesuaikan keadaan yang sekarang ini. Artinya, jangan terlalu banyak menyetok barang, disesuaikan dengan kebutuhan,” ujar Helmi saat ditemui di gedung DPRD Samarinda.





