Kredit UMKM Tanpa Agunan Rp100 Juta Masuk Radar DPRD Samarinda
ILUSTRASI - Ilustrasi UMKM/ Pexels
“Jangan sampai program ini bagus di awal, tapi nanti justru menimbulkan persoalan kredit macet karena pengawasannya kurang,” tegasnya.
Perbankan Diharapkan Dukung Ekonomi Kerakyatan
Lebih lanjut, Iswandi berharap perbankan dapat mengambil peran yang lebih besar dalam mendukung pertumbuhan UMKM di Samarinda.
Menurutnya, keberadaan lembaga keuangan tidak hanya berfungsi sebagai penyedia layanan bisnis, tetapi juga memiliki tanggung jawab dalam memperkuat sektor ekonomi kerakyatan melalui akses pembiayaan yang lebih inklusif.
Dengan dukungan modal yang memadai, UMKM diharapkan mampu memperluas usaha, meningkatkan daya saing, dan menciptakan lapangan kerja baru yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi daerah.
“Harapannya, perbankan tidak hanya berorientasi pada keuntungan bisnis, tetapi juga turut memperkuat ekonomi masyarakat melalui dukungan terhadap pelaku UMKM,” pungkasnya. (adv)





