DPRD Samarinda

DPRD Samarinda Minta Polemik BPJS 49 Ribu Warga Tak Berlarut, Anhar: Jangan Korbankan Masyarakat

KARTU BPJS Kesehatan/ IST

“Tidak perlu saling berdebat soal 49 ribu peserta BPJS ini. Kalau ada kendala, mari duduk bersama. Jika persoalannya terkait kemampuan anggaran, maka harus dicari jalan keluarnya secara bersama-sama,” tegasnya.

Akses Kesehatan Berpengaruh pada Kesejahteraan Masyarakat

Sebagai anggota Komisi IV yang membidangi sektor kesejahteraan rakyat, Anhar menekankan bahwa layanan kesehatan memiliki hubungan langsung dengan produktivitas dan kualitas hidup masyarakat.

Ia mengingatkan bahwa ketika warga tidak memperoleh akses berobat karena terkendala biaya, dampaknya tidak hanya dirasakan individu yang bersangkutan, tetapi juga dapat memengaruhi kondisi ekonomi keluarga secara keseluruhan.

Menurutnya, masyarakat yang sakit dan tidak mendapatkan penanganan medis berisiko kehilangan produktivitas kerja, sehingga berpotensi memperburuk kondisi ekonomi rumah tangga.

“Kesehatan adalah kebutuhan utama. Jika masyarakat sakit dan tidak bisa berobat karena masalah biaya, produktivitas akan menurun. Kondisi ini bisa memperparah lingkaran kemiskinan,” ujarnya.

Karena itu, ia menilai keberlanjutan program jaminan kesehatan harus ditempatkan sebagai salah satu prioritas dalam penyusunan kebijakan daerah. (adv)

Related News
Recent News
image
Advertorial DPRD Samarinda Soroti Penurunan Omzet Pasar Tradisional dan Dorong Kemudahan Regulasi
by Tim Advertorial dan Bisnis2026-06-02 15:14:00

Pedagang pasar Samarinda alami penurunan pendapatan, DPRD minta penyesuaian stok barang

image
Advertorial Koperasi Merah Putih Didorong Jadi Pengendali Harga Pangan di Samarinda
by Redaksi2026-05-31 08:17:00

DPRD Samarinda dorong Koperasi Merah Putih jadi penyangga pangan dan pengendali harga pokok.