Anak Jalanan Terus Muncul di Lampu Merah, DPRD Samarinda Minta Dugaan Pengorganisasian Diusut
WAWANCARA - Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Anhar/ Foto: IST
“Memang tidak mudah menyelesaikan persoalan seperti ini. Namun, saya melihat pemerintah kota sudah mulai mengambil langkah nyata untuk menanganinya,” jelas Anhar.
Menurut Anhar, upaya tersebut perlu dilanjutkan secara konsisten dan tidak berhenti ketika operasi penertiban selesai.
Setiap kegiatan penertiban sebaiknya diikuti pembinaan, pendampingan, serta evaluasi untuk melihat apakah langkah yang dilakukan benar-benar memberikan hasil.
Ia mengingatkan agar pemerintah tidak hanya memindahkan anak jalanan maupun masyarakat yang meminta-minta dari satu titik ke titik lainnya.
Pola semacam itu dinilai belum menyentuh persoalan yang menyebabkan aktivitas tersebut terus muncul.
“Penanganannya jangan hanya berhenti pada penertiban. Harus ada pembinaan dan penanganan lanjutan,” pungkasnya.
DPRD Samarinda berharap penanganan ke depan dapat dilakukan secara lebih terpadu.
Selain penegakan aturan, pemerintah perlu memperkuat pendekatan sosial serta menelusuri dugaan adanya pihak yang mengorganisir aktivitas meminta-minta di jalan.
Dengan pola tersebut, persoalan anak jalanan dan masyarakat yang meminta-minta di persimpangan diharapkan dapat ditangani dari sisi penyebab maupun dampaknya.
Pemerintah juga diharapkan mampu memberikan penanganan sosial yang lebih tepat bagi masyarakat yang memang membutuhkan. (adv)





