Komisi II DPRD Samarinda Soroti Ketidakseimbangan Target dan Realisasi Parkir
DPRD - Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda, Iswandi/ Foto: AVNMEDIA.ID
Selain menyinggung soal target pendapatan, ia juga menggarisbawahi pola realisasi PAD yang kerap menumpuk di akhir tahun anggaran.
Kondisi tersebut dinilai dapat menimbulkan ketidakseimbangan dalam pengelolaan keuangan daerah, baik dari sisi penerimaan maupun belanja.
Ia menyebut fenomena lonjakan pendapatan di penghujung tahun atau yang kerap disebut “bubble” dapat berdampak pada kurang sehatnya struktur laporan keuangan daerah.
“Biasanya terjadi bubble pendapatan di ujung tahun. Kalau bicara belanja juga sama. Secara laporan keuangan itu tidak sehat juga,” ucapnya.
Iswandi menegaskan pentingnya pemerataan realisasi pendapatan agar tidak terfokus pada periode tertentu saja.
Ia menilai distribusi pendapatan yang stabil di setiap triwulan akan membantu menjaga keseimbangan fiskal daerah dan mempermudah proses perencanaan belanja.
Terkait rencana implementasi sistem parkir berlangganan yang tengah digodok pemerintah kota, ia mengungkapkan bahwa DPRD hingga kini belum menerima penjelasan detail mengenai mekanisme penerapannya.





