Joko Anwar Tak Beri Happy Ending di Ghost in the Cell: yang Paling Menakutkan bukan Makhluk Gaib, tapi Sistemnya
Joko Anwar berikan nuansa horor yang baru di Ghost in the Cell
FILM - Joko Anwar Tak Berikan Happy Ending di Ghost in the Cell
Anggoro yang menjadi tokoh utama dalam film tersebut, diperankan oleh Abimana Aryasatya, berhasil selamat.
Tapi bagi penonton ini bukan kemenangan yang terasa lega.
Bahkan saat film telah usai ditayangkan dan kredit mulai bergulir, penonton disodorkan kenyataan pahit bahwa sistem yang yang rusak itu tetap berdiri hingga struktur kekuasaan kuat yang selama ini melindungi para penjahat juga belum runtuh sedikitpun dalam film tersebut.
Joko Anwar sendiri memilih untuk tidak memberikan happy ending, karena ia tidak ingin memberi penonton pelarian yang nyaman.
Film ini ingin membuat para penontonya keluar dari studio bioskop dengan perasaan tidak tenang karena ghost (sistem gagal) dalam film tersebut masih kerap nyata terjadi diluar sana.
Itulah kenapa Ghost in the Cell terasa seperti lebih dari sekadar film horor.
Ia adalah kritik masyarakat yang dikemas dengan darah, tawa, dan komedi dalam layar lebar. (jay)





