Apakah Kamu Gaslighting ke Diri Sendiri? Kenali Pola DARVO yang Diam-Diam Rusak Kesehatan Mental
Gaslighting Diri Sendiri: Mekanisme Bertahan yang Berbahaya
ILUSTRASI - Gaslighting ke diri sendiri bisa merusak kesehatan mental. Kenali tandanya sebelum terlambat (Foto: Canva)
AVNMEDIA.ID - Istilah gaslighting selama ini kerap dikaitkan dengan hubungan toksik, manipulasi, atau kekerasan emosional yang dilakukan orang lain.
Namun, para ahli psikologi kini menyoroti fenomena yang tak kalah berbahaya, yakni gaslighting terhadap diri sendiri.
Tanpa disadari, banyak orang membangun narasi batin yang menyalahkan diri atas luka, konflik, atau ketidakadilan yang mereka alami.
Pola ini sering kali mengikuti mekanisme psikologis bernama DARVO, sebuah strategi manipulasi yang awalnya dikenal dalam konteks kekerasan interpersonal dan politik.
Apa Itu DARVO dan Mengapa Bisa Terjadi pada Diri Sendiri?
DARVO merupakan singkatan dari Deny, Attack, Reverse Victim and Offender (menyangkal, menyerang, dan membalik peran korban serta pelaku).
Konsep ini pertama kali diperkenalkan untuk menjelaskan bagaimana pelaku kekerasan menghindari tanggung jawab dengan mengendalikan narasi.
Namun dalam konteks kesehatan mental, pola DARVO ternyata juga dapat diarahkan ke diri sendiri.
Setelah mengalami luka emosional, penolakan sosial, atau trauma, seseorang bisa secara tidak sadar:
- Menyangkal rasa sakitnya sendiri, dengan mengatakan “tidak separah itu”
- Menyerang diri sendiri, seperti merasa lemah, berlebihan, atau salah
- Membalik peran korban, dengan meyakini bahwa dirinya pantas disakiti
Inilah yang disebut sebagai internal DARVO, bentuk gaslighting yang dilakukan oleh suara batin atau inner critic.



