Kecerdasan Emosional Lebih dari Sekadar Empati, Ini Penjelasan Menurut Psikologi
Empati Penting, Tapi Bukan Satu-Satunya
ILUSTRASI - Masih banyak orang yang menyamakan kecerdasan emosional dengan empati, lantas apa bedanya? Yuk, simak informasinya! (Foto: Canva)
AVNMEDIA.ID - Kecerdasan emosional atau emotional intelligence semakin menjadi perhatian dalam dunia psikologi modern.
Topik ini tak hanya populer di ruang akademik, tetapi juga relevan dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari relasi personal, dunia kerja, hingga kesehatan mental.
Berbagai penelitian menunjukkan bahwa kecerdasan emosional berkaitan erat dengan kesejahteraan hidup yang lebih baik.
Individu dengan kecerdasan emosional yang tinggi cenderung memiliki hubungan sosial yang lebih sehat, tingkat stres yang lebih rendah, serta kemampuan mengambil keputusan yang lebih matang.
Namun, masih banyak orang yang menyamakan kecerdasan emosional dengan empati.
Padahal, empati hanyalah salah satu bagian dari konsep yang jauh lebih luas.
Apa Itu Kecerdasan Emosional?
Secara sederhana, kecerdasan emosional adalah kemampuan seseorang untuk mengenali, memahami, mengelola, dan menggunakan emosi secara efektif.
Kecerdasan emosional ini mencakup emosi diri sendiri maupun emosi orang lain.
Berbeda dengan kecerdasan intelektual yang berfokus pada pengetahuan dan logika, kecerdasan emosional menitikberatkan pada kemampuan mengatur respons emosional.
Seseorang bisa memiliki pengetahuan luas, tetapi tanpa kemampuan mengelola emosi, kecerdasannya belum tentu tercermin dalam perilaku sehari-hari.
Empati Penting, Tapi Bukan Satu-Satunya
Empati memang merupakan komponen utama dalam kecerdasan emosional.
Empati berarti kemampuan untuk benar-benar merasakan dan memahami apa yang dialami orang lain, bukan sekadar merasa kasihan atau bersimpati.
Dalam empati, seseorang hadir secara emosional dan berusaha memahami pengalaman batin orang lain.



