Tak Ada Orang Tua Sempurna, Pakar Tekankan Pentingnya Belajar dari Kesalahan dalam Pola Asuh
Cara Sehat Merespons Kesalahan dalam Pengasuhan
ILUSTRASI - Pakar sebut tak ada orang tua sempurna, kesalahan justru penting untuk membangun pola asuh sehat (Foto: Canva)
Meminta maaf kepada anak saat orang tua melakukan kesalahan dinilai sebagai langkah penting.
Tindakan ini bukan melemahkan otoritas, melainkan menunjukkan keteladanan dalam bertanggung jawab dan mengelola emosi secara sehat.
Sebaliknya, permintaan maaf yang tidak tulus atau menyalahkan anak justru dapat merusak kepercayaan dan hubungan emosional.
Cara Sehat Merespons Kesalahan dalam Pengasuhan
Pakar menyarankan pendekatan sederhana ketika orang tua melakukan kesalahan.
Pertama, mengakui kesalahan tanpa mencari pembenaran.
Kedua, menyampaikan permintaan maaf dengan empati dan tulus.
Ketiga, menjelaskan upaya untuk memperbaiki sikap di masa depan tanpa membuat janji berlebihan.
Dalam konteks hubungan orang tua dan anak, pendekatan ini dapat diperkuat dengan membuka ruang dialog.
Orang tua dianjurkan mendengarkan perasaan anak dan menghargai respons mereka, termasuk ketika anak memilih untuk diam atau menjaga jarak sementara.
Pendekatan ini dinilai mampu membangun rasa aman emosional dan mengajarkan anak bahwa hubungan yang sehat dapat diperbaiki setelah konflik.



