Saat Identitas Peran Justru Bikin Lelah, Kenali Apa Itu Psychological Flexibility?
ILUSTRASI - Siapa Diri Kita? Apakah Identitas Peran Bikin Terbebani? Kenali Apa Itu Psychological Flexibility (Foto: Canva)
Dalam psikologi, psychological flexibility merujuk pada kemampuan seseorang untuk tetap hadir pada momen saat ini, beradaptasi dengan perubahan, dan bertindak sesuai nilai hidup tanpa terikat secara kaku pada pikiran, peran, atau label identitas tertentu.
Konsep ini menekankan bahwa manusia lebih luas daripada satu peran atau definisi diri.
Kita bukan semata-mata pekerjaan kita, status sosial kita, atau ekspektasi orang lain terhadap diri kita.
Dengan fleksibilitas psikologis, identitas tidak dipertahankan mati-matian, melainkan dipegang dengan lebih ringan.
Hidup Tanpa Terjebak Satu Identitas
Ketika seseorang berhenti terlalu melekat pada satu label, ruang batin menjadi lebih lapang.
Ia tidak lagi merasa harus selalu “menjadi versi tertentu” demi memenuhi harapan lingkungan.
Hal ini memungkinkan individu untuk merespons situasi dengan lebih jujur dan sadar, bukan sekadar bereaksi berdasarkan kebiasaan atau tuntutan sosial.
Dalam kondisi ini, seseorang lebih mampu menerima rasa lelah, ragu, atau takut tanpa langsung menilai dirinya gagal.
Perubahan tidak lagi dipandang sebagai ancaman, melainkan bagian alami dari proses bertumbuh.



