Maybank Indonesia Jadi Perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan, RUPSLB Setujui Akuisisi Tiga Anak Usaha
RUPS - Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Bank Maybank Indonesia Tbk (Maybank Indonesia) menyetujui penunjukkan Maybank Indonesia sebagai Perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan (PIKK) Operasional, menandai langkah strategis dalam memperkuat tata kelola dan sinergi Konglomerasi Keuangan
Targetkan Sinergi dan Pertumbuhan Berkelanjutan
Presiden Direktur Maybank Indonesia, Steffano Ridwan, mengatakan pembentukan struktur baru bukan sekadar reorganisasi korporasi, melainkan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan.
Ia menilai sinergi antarentitas akan mempercepat inovasi produk, meningkatkan efisiensi operasional, sekaligus menciptakan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.
"Kami menyampaikan apresiasi kepada OJK atas arahan dan dukungannya sepanjang proses ini. Struktur Konglomerasi Keuangan Maybank ini akan semakin memperkuat sinergi antarentitas untuk mendorong inovasi dan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan, serta menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan," kata Steffano.
RUPSLB Terima Pengunduran Diri Direktur Manajemen Risiko
Dalam agenda yang sama, RUPSLB juga menyetujui pengunduran diri Effendi dari jabatannya sebagai Direktur Manajemen Risiko Maybank Indonesia.
Manajemen menyampaikan apresiasi atas kontribusi dan dedikasi Effendi selama menjalankan tugasnya di Maybank Indonesia.
"Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Effendi atas dedikasi, kerja keras, dan kontribusinya bagi Maybank Indonesia selama masa pengabdiannya," tutup Steffano. (jas)
- DFI Retail Nusantara Catat Kinerja Solid pada 2025, IKEA dan Guardian Jadi Motor Pertumbuhan
- IHSG Turun Hampir 32 Persen Setahun, Ekonom InFast Sebut Terjadi Fenomena Decoupling antara Ekonomi Riil dan Pasar Saham
- Pemesanan Hotel di Indonesia Diproyeksi Pulih pada September 2026, Wisatawan Asing Jadi Motor Pertumbuhan





