Maybank Indonesia Jadi Perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan, RUPSLB Setujui Akuisisi Tiga Anak Usaha

RUPS - Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Bank Maybank Indonesia Tbk (Maybank Indonesia) menyetujui penunjukkan Maybank Indonesia sebagai Perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan (PIKK) Operasional, menandai langkah strategis dalam memperkuat tata kelola dan sinergi Konglomerasi Keuangan

AVNMEDIA.ID -  PT Bank Maybank Indonesia Tbk resmi mengambil langkah strategis untuk menjadi Perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan (PIKK) setelah Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) menyetujui pengambilalihan saham tiga perusahaan dalam grup Maybank.

Langkah tersebut menjadi bagian dari transformasi struktur bisnis Maybank Group di Indonesia sekaligus implementasi Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 30 Tahun 2024 tentang Konglomerasi Keuangan dan Perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan.

RUPSLB Setujui Akuisisi Tiga Perusahaan

Dalam RUPSLB yang digelar pada 29 Juni 2026, pemegang saham menyetujui pengambilalihan saham:

  • PT Maybank Asset Management
  • PT Maybank Sekuritas Indonesia
  • PT Asuransi Etiqa Internasional Indonesia

Proses pengambilalihan tersebut akan dilakukan setelah memperoleh persetujuan dari regulator masing-masing sektor jasa keuangan.

Dengan rampungnya transaksi, Maybank Indonesia akan berperan sebagai Perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan (PIKK) Operasional yang mengoordinasikan seluruh entitas dalam Konglomerasi Keuangan Maybank di Indonesia.

Integrasikan Perbankan, Asuransi hingga Sekuritas

Sebagai perusahaan induk, Maybank Indonesia akan mengintegrasikan berbagai lini bisnis jasa keuangan dalam satu kerangka tata kelola dan pengawasan.

Model ini mencakup layanan:

  • Perbankan
  • Manajemen aset
  • Sekuritas
  • Asuransi
  • Pembiayaan

Integrasi tersebut diharapkan mampu memperkuat sinergi bisnis sekaligus menghadirkan layanan keuangan yang lebih terintegrasi bagi nasabah individu maupun pelaku usaha.

Struktur Baru Konglomerasi Keuangan Maybank

Setelah proses akuisisi selesai, struktur Konglomerasi Keuangan Maybank akan terdiri dari:

Selain menyetujui restrukturisasi tersebut, pemegang saham juga mengesahkan perubahan Anggaran Dasar Perseroan agar selaras dengan ketentuan POJK Nomor 30 Tahun 2024.

 

Perkuat Strategi Pertumbuhan di ASEAN

Presiden Komisaris Maybank Indonesia, Dato' Sri Khairussaleh Ramli, menyebut pembentukan Perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan menjadi tonggak penting dalam mendukung strategi ROAR30 yang dijalankan Maybank Group.

Menurutnya, integrasi bisnis perbankan, wealth management, sekuritas, dan asuransi akan memperkuat kemampuan perusahaan menghadirkan solusi keuangan yang lebih menyeluruh bagi masyarakat maupun dunia usaha di Indonesia.

"Dengan mengintegrasikan ekosistem bisnis perbankan, wealth management, sekuritas, dan asuransi, hal ini akan meningkatkan kapabilitas kami dalam menghadirkan solusi keuangan yang seamless dan berorientasi pada kebutuhan nasabah, baik individu maupun pelaku usaha yang terus berkembang di Indonesia," ujarnya.

Targetkan Sinergi dan Pertumbuhan Berkelanjutan

Presiden Direktur Maybank Indonesia, Steffano Ridwan, mengatakan pembentukan struktur baru bukan sekadar reorganisasi korporasi, melainkan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan.

Ia menilai sinergi antarentitas akan mempercepat inovasi produk, meningkatkan efisiensi operasional, sekaligus menciptakan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.

"Kami menyampaikan apresiasi kepada OJK atas arahan dan dukungannya sepanjang proses ini. Struktur Konglomerasi Keuangan Maybank ini akan semakin memperkuat sinergi antarentitas untuk mendorong inovasi dan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan, serta menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan," kata Steffano.

RUPSLB Terima Pengunduran Diri Direktur Manajemen Risiko

Dalam agenda yang sama, RUPSLB juga menyetujui pengunduran diri Effendi dari jabatannya sebagai Direktur Manajemen Risiko Maybank Indonesia.

Manajemen menyampaikan apresiasi atas kontribusi dan dedikasi Effendi selama menjalankan tugasnya di Maybank Indonesia.

"Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Effendi atas dedikasi, kerja keras, dan kontribusinya bagi Maybank Indonesia selama masa pengabdiannya," tutup Steffano. (jas)

 

Related News
Recent News
image
Film Zuko Masih Mengejar Aang di Avatar: the Last Airbender Season 2, Rupanya Ada Alasan yang Membuatnya Berbalik
by Nayara Faiza2026-06-30 13:19:00

Alasan Zuko tetap mengejar Aang di Avatar: The Last Airbender Season 2 terungkap

image
Film Spoiler Reborn Rookie Episode 8: Jae-seong Akhirnya Bebas, Jae-gyeong Dituding Bunuh Sang Ayah
by Nayara Faiza2026-06-30 12:02:00

Reborn Rookie Episode 8 menghadirkan kebebasan Jae-seong dan tuduhan pembunuhan yang mengejutkan