Advertorial DPRD Samarinda

Kasus Penembakan Rusel Tak Kunjung Terungkap hingga Warga Protes, Dewan Desak Penegak Hukum Bertindak

DPRD SAMARINDA - Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda, Iswandi (Foto: Instagram @iswandi_iswandi)

“Ketika suara rakyat tak digubris, mereka terpaksa berbicara dengan cara yang lebih lantang. Itu wujud kekecewaan yang tak lagi bisa ditahan,” ujar Iswandi.

Penutupan jalan tambang yang telah berlangsung beberapa bulan itu, menurutnya, adalah simbol perlawanan terhadap kerusakan lingkungan dan sosial yang tak kunjung ditangani.

Bertahun-tahun masyarakat menghadapi debu, kebisingan, jalan rusak, dan kini harus kehilangan nyawa salah satu warganya.

Ia juga menyoroti peran media dalam menjaga agar kasus ini tidak tenggelam di tengah derasnya informasi.

“Kalau media ikut bungkam, kasus ini bisa lenyap tanpa kejelasan. Perlu ada tekanan publik yang terus-menerus,” tandasnya.

Iswandi pun mengingatkan semua pihak bahwa tragedi Rusel bukan sekadar insiden biasa. Ini adalah cermin nyata lemahnya keberpihakan negara terhadap masyarakat kecil.

“Negara tidak cukup hanya hadir lewat retorika. Harus ada aksi nyata. Rakyat tidak bisa terus-menerus jadi korban,” tutupnya. (adv)

Related News
Recent News
image
Advertorial Pasar dan Demokrasi Desa: Didik Agung Ajak Warga Manunggal Jaya Bicara Hak & Kewajiban Usaha
by Redaksi2025-12-21 21:43:00

Didik Agung ajak warga Manunggal Jaya diskusi hak & kewajiban pasar tradisional.

image
Advertorial Di Desa Manunggal Jaya, Dewan dan Warga Saling Diskusi Cair
by Tim Advertorial dan Bisnis2025-12-07 22:31:00

Didik Agung bahas Perda Pendidikan di Kukar, tekankan karakter, toleransi, dan wawasan kebangsaan.