Pemkab Kukar

Disdikbud Kukar Larang Sekolah Jual Buku dan Seragam

SURAT - Surat Edaran Disdikbud Kukar/ IST

AVNMEDIA.ID -  Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mengeluarkan larangan terhadap praktik penjualan buku pelajaran, Lembar Kerja Siswa (LKS), seragam, serta perlengkapan sekolah lainnya di lingkungan satuan pendidikan.

Selain itu, sekolah juga tidak diperbolehkan memungut biaya pendaftaran maupun daftar ulang dari siswa.

Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Nomor: P-2814/SET-1/100.3.4/06/2025 yang ditandatangani oleh Kepala Disdikbud Kukar, Thauhid Afrilian Noor.

Aturan tersebut mengacu pada berbagai regulasi tingkat nasional, seperti Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010, Permendikbud Nomor 8 Tahun 2016, serta Permendiknas Nomor 2 Tahun 2008 yang melarang penjualan buku di sekolah.

Dalam surat edaran itu, Disdikbud Kukar menyoroti tiga hal utama. Pertama, sekolah tidak diperkenankan menjual buku atau bahan ajar dalam bentuk apapun.

Guru diminta untuk menggunakan Dana BOS serta memanfaatkan platform Merdeka Mengajar dalam menyusun materi pembelajaran.

Related News
Recent News
image
Advertorial Novan Soroti Keseimbangan Fiskal: Jangan Sampai Utang Diwariskan
by Tim Advertorial dan Bisnis2026-07-18 18:34:00

Anggaran KONI untuk Porprov 2026 masih dibahas seiring kondisi fiskal Kota Samarinda yang dinamis

image
Advertorial Minim Anggaran, DPRD Samarinda Sebut Pengembangan Pariwisata Sulit Maksimal
by Tim Advertorial dan Bisnis2026-07-16 17:00:00

DPRD Samarinda menilai minimnya anggaran pariwisata menghambat pengembangan destinasi wisata