Anak Jalanan Terus Muncul di Lampu Merah, DPRD Samarinda Minta Dugaan Pengorganisasian Diusut
WAWANCARA - Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Anhar/ Foto: IST
AVNMEDIA.ID - Persoalan anak jalanan dan masyarakat yang meminta-minta di sejumlah persimpangan Kota Samarinda dinilai tidak cukup diselesaikan melalui operasi penertiban.
DPRD Kota Samarinda meminta pemerintah turut mencari tahu kemungkinan adanya pihak tertentu yang mengatur aktivitas tersebut secara terorganisir.
Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Anhar, menilai pola tersebut menjadi salah satu alasan aktivitas meminta-minta masih dapat ditemukan di jalan meski penertiban telah dilakukan berulang kali.
“Persoalannya, ada kelompok-kelompok yang diduga mengorganisir aktivitas seperti ini. Itu yang membuat penanganannya menjadi tidak mudah,” ucapnya.
Ia mengatakan penanganan di lapangan seharusnya tidak hanya menyasar orang yang ditemukan berada di persimpangan.
Pemerintah perlu menggali informasi mengenai kondisi sosial mereka sekaligus menelusuri kemungkinan adanya pihak yang berada di balik aktivitas tersebut.
Pendekatan itu dinilai penting agar penertiban tidak menjadi kegiatan yang berulang tanpa menyelesaikan persoalan utama.
Sebab, masyarakat yang sebelumnya telah ditertibkan dapat kembali melakukan aktivitas serupa apabila tidak mendapatkan pembinaan maupun solusi setelah operasi dilakukan.
Karena itu, Anhar mendorong pemerintah mengombinasikan langkah penegakan aturan dengan intervensi sosial.
Penanganan tersebut dapat melibatkan Dinas Sosial dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) sesuai dengan tugas masing-masing.





