Sering Adu Argumen dalam Hubungan? Vaksin Kognitif Bisa Cegah Pertengkaran Sejak Dini
Kenali Apa Itu Vaksin Kognitif?
ILUSTRASI - Sering adu argumen dengan pasangan? Vaksin kognitif bantu cegah pertengkaran sejak dini dan jaga kesehatan mental (Foto: Shutterstock)
Vaksin kognitif bukan vaksin medis, melainkan pendekatan psikologis yang bertujuan melindungi individu dari “penularan emosi negatif”.
Konsep ini berangkat dari pemahaman bahwa emosi, terutama amarah, dapat menyebar sangat cepat dan memicu reaksi defensif dalam hitungan detik.
Saat seseorang merasa terancam secara emosional, bagian otak bernama amigdala mengambil alih kendali.
Akibatnya, kemampuan berpikir logis menurun dan respons menjadi impulsif.
Vaksin kognitif membantu seseorang mengenali sinyal awal emosi dan mengelolanya sebelum berkembang menjadi pertengkaran terbuka.
Vaksin kognitif adalah pendekatan mental yang bertujuan mencegah reaksi emosional berlebihan sebelum konflik berkembang.
Konsep ini dianalogikan seperti vaksin fisik, yang bekerja lebih dulu untuk melindungi tubuh dari infeksi.
Dalam konteks hubungan, vaksin kognitif membantu individu mengenali pemicu emosi, mengatur respons, dan menjaga fungsi berpikir tetap jernih saat perbedaan muncul.
Dengan begitu, adu argumen tidak langsung berubah menjadi pertengkaran.



