Screen Time Berlebih pada Anak? Bahagia di Depan Layar, Waspada Risiko Ini Mengintai...
Waspada Anak Kehilangan Proses Belajar yang Tidak Tergantikan
ILUSTRASI - Waspada screen time berlebih pada anak. Anak tampak bahagia di depan layar, tapi screen time berlebih bisa hambat interaksi dan tumbuh kembang (Foto: Canva)
AVNMEDIA.ID - Anak-anak terlihat tenang, tertawa, dan mudah diatur saat menatap layar ponsel atau tablet.
Bagi banyak orang tua, kondisi ini sering dianggap sebagai tanda anak bahagia.
Namun di balik senyum dan tawa itu, para ahli mengingatkan bahwa screen time berlebih pada anak-anak bisa membuat mereka kehilangan hal-hal penting dalam proses tumbuh kembang.
Anak Bahagia di Depan Layar, Tapi Minim Interaksi
Tidak jarang anak-anak larut dalam layar saat berada di rumah, restoran, hingga ruang publik.
Mereka sibuk mengetuk layar, menonton animasi, atau bermain gim tanpa memperhatikan lingkungan sekitar.
Kondisi ini memang membuat anak tampak nyaman.
Namun, kebahagiaan instan tersebut sering datang dengan konsekuensi tersembunyi bahwa berkurangnya interaksi sosial dan komunikasi dua arah yang sangat dibutuhkan anak-anak di usia dini.
Screen Time Menggantikan Percakapan Penting Anak-Anak
Percakapan tatap muka memiliki peran besar dalam perkembangan bahasa dan kemampuan sosial anak.
Proses sederhana seperti saling menatap, berbicara, dan merespons emosi membantu otak anak membangun jalur berpikir dan bahasa.
Ketika layar mengambil alih perhatian, anak-anak kehilangan kesempatan belajar dari percakapan langsung.



