Screen Time Berlebih pada Anak? Bahagia di Depan Layar, Waspada Risiko Ini Mengintai...
Waspada Anak Kehilangan Proses Belajar yang Tidak Tergantikan
ILUSTRASI - Waspada screen time berlebih pada anak. Anak tampak bahagia di depan layar, tapi screen time berlebih bisa hambat interaksi dan tumbuh kembang (Foto: Canva)
Semua ini merupakan proses belajar penting yang tidak bisa digantikan oleh layar digital.
Mengurangi Screen Time, Menguatkan Peran Orang Tua
Kabar baiknya, orang tua memiliki kendali besar terhadap penggunaan layar di rumah.
Mengurangi screen time dan menggantinya dengan aktivitas sederhana, seperti membaca bersama, mengobrol, atau bermain dapat memberi dampak langsung pada perkembangan anak-anak.
Interaksi rutin, meski singkat, membantu membangun rasa aman, kelekatan emosional, dan kemampuan berpikir yang sehat.
Layar Bisa Memberi Hiburan, Tapi Bukan Pengasuhan
Teknologi bukan musuh, tetapi screen time pada anak-anak perlu dibatasi dan diarahkan.
Layar bisa menjadi sarana hiburan dan belajar, namun tidak bisa menggantikan kehadiran orang tua, percakapan hangat, dan interaksi nyata.
Karena meski anak terlihat bahagia di depan layar, ada banyak hal penting yang diam-diam mereka lewatkan dalam proses tumbuh kembangnya.
(apr)



