Roblox Gandeng Ruangguru, Bidik 7.500 Siswa Indonesia Lewat Program Pendidikan Digital
BELAJAR - Kolaborasi Roblox dan Ruangguru memperlihatkan semakin besarnya perhatian terhadap pengembangan talenta digital sejak usia sekolah/ HO to Avnmedia.id
Kompetisi ini tidak semata-mata menjadi ajang coding. Karya siswa akan menjadi representasi dari proses pembelajaran yang telah berlangsung selama berbulan-bulan, termasuk penerapan literasi digital, kreativitas, kolaborasi, pemecahan masalah, serta perilaku bertanggung jawab di ruang digital.
National Grand Final dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada November 2026.
Head of Ruangguru for Business, Richard Christy P. N., mengatakan Indonesia menjadi negara pertama di Asia Tenggara yang meluncurkan inisiatif tersebut.
Menurutnya, program ini dapat menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk menunjukkan bagaimana teknologi dapat digunakan untuk mendorong kreativitas, literasi digital, serta perilaku yang bertanggung jawab di kalangan generasi muda.
“Bersama-sama, kami ingin memperluas akses terhadap pendidikan digital yang berkualitas sekaligus membekali siswa dengan keterampilan masa depan yang mereka butuhkan untuk berkembang di era digital,” ujar Richard.
Indonesia Jadi Pasar Strategis Talenta Digital
Kolaborasi Roblox dan Ruangguru memperlihatkan semakin besarnya perhatian terhadap pengembangan talenta digital sejak usia sekolah.
Dengan target 7.500 siswa dan 500 guru sepanjang 2026, program tersebut tidak hanya memperluas penggunaan Roblox Studio di lingkungan pendidikan, tetapi juga membangun basis keterampilan yang relevan dengan perkembangan industri digital.
Bagi Roblox, pengembangan ekosistem pendidikan juga memperkuat posisi platform sebagai ruang bagi generasi muda untuk belajar menjadi kreator.
Sementara bagi Indonesia, model pembelajaran berbasis proyek seperti ini membuka peluang untuk memperkenalkan keterampilan teknologi, AI, desain, pemrograman, dan kreativitas digital kepada siswa secara lebih praktis.
Roblox menyatakan inisiatif tersebut merupakan bagian dari komitmen yang lebih luas untuk mendorong generasi muda menjadi kreator, bukan sekadar konsumen teknologi.
Dengan mempertemukan sekolah, guru, orang tua, industri, dan komunitas, program ini diarahkan untuk membangun ekosistem digital yang menggabungkan pembelajaran, kreativitas, dan keamanan digital secara bersamaan. (jas)
- AI Berkembang Pesat, Mengapa Perusahaan Indonesia Masih Mengalami Blind Spot di Operasional IT?
- Roblox Kids Meluncur di Indonesia, Akun Anak Kini Punya Pembatasan Konten dan Chat
- Roblox Buka Teen Council Asia 2026, Remaja Indonesia Bisa Ikut “Ngasih Suara” Soal Dunia Digital
- Roblox Perkenalkan Akun Berbasis Usia, Perketat Kontrol Orang Tua untuk Pengguna di Bawah 16 Tahun





