Roblox Gandeng Ruangguru, Bidik 7.500 Siswa Indonesia Lewat Program Pendidikan Digital
BELAJAR - Kolaborasi Roblox dan Ruangguru memperlihatkan semakin besarnya perhatian terhadap pengembangan talenta digital sejak usia sekolah/ HO to Avnmedia.id
AVNMEDIA.ID - Roblox memperluas ekosistem pendidikannya di Indonesia melalui kolaborasi dengan Ruangguru.
Keduanya meluncurkan inisiatif pendidikan berskala nasional yang memanfaatkan Roblox Studio sebagai sarana pembelajaran berbasis proyek.
Program tersebut dirancang untuk membantu siswa mengembangkan kreativitas, literasi digital, kemampuan berpikir komputasional hingga kebiasaan berinternet yang aman dan bertanggung jawab.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya Roblox memperkuat perannya di sektor pendidikan sekaligus membentuk generasi muda yang tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu menciptakan produk dan pengalaman digital.
Indonesia dipandang sebagai salah satu pasar dengan pertumbuhan komunitas kreator dan pengguna Roblox yang pesat.
Kondisi tersebut membuka peluang bagi Roblox untuk memperluas pemanfaatan platformnya dari sekadar hiburan menjadi bagian dari ekosistem pembelajaran digital.
Melalui kerja sama dengan Ruangguru, pengalaman belajar menggunakan Roblox Studio dikembangkan dalam format yang lebih terstruktur agar dapat diterapkan oleh pendidik dan siswa di berbagai wilayah Indonesia.
Hingga Juli 2026, program tersebut telah melibatkan 261 sekolah, lebih dari 230 guru, dan sekitar 2.700 siswa.
Sepanjang 2026, Roblox dan Ruangguru menargetkan program ini dapat menjangkau sekitar 500 guru dan 7.500 siswa tingkat SMP dan SMA di berbagai daerah di Indonesia.
Roblox Studio Jadi Platform Pembelajaran
Roblox Studio menjadi komponen utama dalam program pendidikan tersebut. Platform kreasi milik Roblox ini memungkinkan pengguna merancang dan menerbitkan pengalaman 3D interaktif.
Dalam program pendidikan ini, siswa tidak hanya belajar mengenai pemrograman dan desain.
Mereka juga diperkenalkan dengan pembuatan gim, pemanfaatan keterampilan AI, storytelling, kolaborasi, berpikir komputasional, serta pemecahan masalah.
Pendekatan tersebut menempatkan proses menciptakan pengalaman digital sebagai bagian dari pembelajaran.
Senior Director of Education Policy Roblox, Dr. Adam Seldow, mengatakan proses berkarya dapat membantu siswa mengembangkan keterampilan yang lebih luas dibandingkan sekadar kemampuan teknologi.





