Review The Art of Sarah: Bagaimana Cara Shin Hye-sun Lolos dari Upaya Pembunuhan?
THE ART OF SARAH - Salah satu kekuatan utama drama ini adalah transformasi karakter. Shin Hye-sun memerankan Sarah Kim sebagai figur penuh perhitungan—elegan di luar, licik di balik layar/ X @NetflixMENA
Dari sisi teknis, Netflix jelas tak main-main.
Sinematografi gelap nan elegan mempertegas kontras antara kemewahan dan kebusukan moral.
Skoring musiknya halus, bahkan hening yang disengaja justru memperkuat ketegangan.
Alurnya memang slow-burn, tapi tidak membosankan.
Setiap konflik diselesaikan dengan rapi sebelum naik ke klimaks berikutnya. Twist demi twist dibangun secara organik, bukan sekadar kejutan instan.
Jadi, Bagaimana Cara Sarah “Lolos”?
Serial ini sengaja membiarkan penonton terjebak dalam spekulasi.
Apakah Sarah benar-benar menjadi target pembunuhan?
Atau ia sendiri yang merancang skenario kematian palsu demi menghapus identitas lama?
Jawaban tersebut menjadi kekuatan terbesar The Art of Sarah.
Ia tidak hanya menyuguhkan misteri, tetapi juga menyindir budaya konsumerisme dan obsesi status sosial—bahwa citra bisa dibangun, dihancurkan, bahkan dipalsukan.
Sebagai drama Korea thriller 2026, The Art of Sarah tampil solid dengan akting kuat Shin Hye-sun, premis berani, dan produksi yang berkelas.
Meski sisi investigasinya tidak sekuat yang diharapkan, daya tarik psikologis dan permainan identitas membuatnya tetap memikat.
Jika Anda mencari tontonan penuh twist, kemewahan, dan manipulasi tingkat tinggi, drama ini layak masuk daftar binge-watch. (jas)




