Mood Sering Berubah? Ternyata Faktor-Faktor Ini yang Memicu Perubahan Suasana Hati
Omega-3 berperan jaga stabilitas proses dasar otak
ILUSTRASI - Mood sering berubah? Kenali faktor biologis, stres, dan gaya hidup yang pengaruhi suasana hati (Foto: IST)
Kurangnya dukungan dari keluarga, teman, atau lingkungan sekitar dapat meningkatkan perasaan kesepian dan tertekan.
Banyak proses pengelolaan emosi terjadi dalam konteks sosial, seperti berbagi cerita, menerima empati, dan mendapatkan validasi perasaan.
Tanpa itu, perubahan mood lebih mudah terjadi.
6. Gangguan Regulasi Emosi
Pada sebagian orang, perubahan suasana hati berkaitan dengan kesulitan mengatur emosi.
Kondisi ini membuat seseorang sulit meredam emosi negatif atau menenangkan diri saat menghadapi situasi menekan.
Ketidakmampuan mengelola emosi dapat membuat peristiwa kecil terasa sangat menguras mental dan memicu fluktuasi mood yang tajam.
Kapan Perlu Waspada?
Perubahan mood yang sesekali terjadi masih tergolong wajar.
Namun, jika suasana hati sering berubah drastis, berlangsung lama, dan mulai mengganggu aktivitas sehari-hari, kondisi ini perlu mendapat perhatian lebih.
Mengenali faktor pencetus perubahan suasana hati menjadi langkah penting untuk menjaga kesehatan mental.
Dengan pola tidur yang baik, manajemen stres, aktivitas fisik, asupan nutrisi seimbang, dan dukungan sosial yang cukup, kestabilan mood dapat lebih terjaga.
(apr)



