Mood Sering Berubah? Ternyata Faktor-Faktor Ini yang Memicu Perubahan Suasana Hati
Omega-3 berperan jaga stabilitas proses dasar otak
ILUSTRASI - Mood sering berubah? Kenali faktor biologis, stres, dan gaya hidup yang pengaruhi suasana hati (Foto: IST)
Jika stres tidak dikelola dengan baik, suasana hati dapat berubah drastis, dari mudah cemas hingga cepat lelah secara emosional.
Dalam jangka panjang, kondisi ini berisiko mengganggu kesehatan mental.
3. Kurang Aktivitas Fisik
Gaya hidup kurang bergerak juga berkontribusi pada mood yang tidak stabil.
Aktivitas fisik berperan penting dalam merangsang produksi hormon yang berkaitan dengan rasa bahagia dan relaksasi.
Olahraga ringan hingga sedang, seperti berjalan kaki atau bersepeda, dapat membantu menurunkan emosi negatif, memperbaiki kualitas tidur, dan menjaga keseimbangan suasana hati.
4. Pola Makan Tidak Seimbang
Asupan nutrisi memiliki pengaruh langsung terhadap kerja otak.
Pola makan yang rendah zat gizi tertentu, terutama lemak sehat, seperti omega-3, dapat memengaruhi regulasi emosi.
Kekurangan nutrisi penting berpotensi membuat seseorang lebih mudah mengalami perubahan mood, sulit fokus, dan merasa lelah secara mental.
Konsumsi makanan bergizi seimbang membantu mendukung fungsi otak dan kesehatan mental secara keseluruhan.
5. Minim Dukungan Sosial
Interaksi sosial yang sehat berperan besar dalam menjaga suasana hati tetap stabil.



