BYD Diterpa Tuduhan Lembur Tanpa Bayaran, Karyawan Keluhkan Kontrak dan Sistem Kerja

LOGO BYD - BYD/ Carnewschina

Beberapa warganet lainnya mengonfirmasi praktik tersebut. Seorang karyawan dari Unit Bisnis Ke-12 mengungkapkan bahwa gaji pokok mereka sekitar 2.500 yuan (sekitar Rp5,7 juta).

Namun, tanpa lembur, mereka hanya menerima sekitar 2.000 yuan (sekitar Rp4,5 juta) per bulan. Untuk bisa mendapatkan penghasilan antara 4.000-5.000 yuan (Rp9-11 juta), mereka harus lembur setiap hari.

Karyawan lain dari divisi teknik juga membenarkan waktu istirahat satu jam dan kebijakan pemotongan kinerja jika terlalu sering melakukan absen susulan.

Mereka juga mengonfirmasi bahwa kontrak hanya mencantumkan gaji dasar, sementara informasi soal bonus hanya disampaikan secara lisan saat wawancara kerja—dengan jaminan satu-satunya adalah nilai "P" (kemungkinan mengacu pada indikator performa), sementara bonus lainnya bersifat tidak tetap.

Tudingan lembur tanpa bayaran ini menambah daftar panjang isu yang membayangi BYD.

Di tengah meningkatnya tekanan dari publik dan media, perusahaan masih belum memberikan tanggapan resmi. (jas)

Source: Carnewschina

Related News
Recent News
image
Business Daftar Summer Movies 2026: Dari Star Wars hingga Fashion Drama, Ini Film Wajib Tonton Tahun Ini
by Adrian Jasman2026-05-05 13:00:00

Film summer 2026 terbaik dari Star Wars hingga Toy Story 5, lengkap tren nonton digital terbaru.

image
Business Road to Maybank Marathon 2026: Strategi “Train Smart, Race Safe, Finish Strong” untuk Performa Maksimal
by Adrian Jasman2026-05-02 10:35:34

RTMM 2026 bantu pelari siap Maybank Marathon lewat latihan, nutrisi, dan strategi aman.