BYD Diterpa Tuduhan Lembur Tanpa Bayaran, Karyawan Keluhkan Kontrak dan Sistem Kerja

LOGO BYD - BYD/ Carnewschina

AVNMEDIA.ID -  Raksasa otomotif asal Tiongkok, BYD, kembali menjadi sorotan publik.

Setelah sebelumnya ramai dibicarakan karena isu tangki bahan bakar bertekanan normal dan perbandingan dengan Evergrande di industri otomotif, kini perusahaan itu menghadapi tudingan baru: memaksa karyawan untuk lembur tanpa bayaran.

Hingga kini, BYD belum mengeluarkan pernyataan resmi atas tuduhan tersebut.

Dugaan ini muncul dari sejumlah unggahan di media sosial yang diklaim berasal dari karyawan internal.

Manajemen BYD disebut-sebut secara lisan mewajibkan minimal dua jam kerja lembur setiap hari tanpa kompensasi.

Terutama di divisi teknik, para pegawai dikabarkan harus bekerja hingga pukul 20.00 tanpa bayaran tambahan.

Salah satu warganet mengungkapkan bahwa hal ini setara dengan 40 jam kerja ekstra dalam sebulan.

Kondisi kerja yang dikeluhkan tidak berhenti di situ. Keluhan lainnya meliputi waktu istirahat makan siang yang singkat, cuti ayah yang hanya dibatasi tujuh hari, serta pemotongan kinerja hanya karena keterlambatan satu menit.

Related News
Recent News
image
Business FedEx Luncurkan Export Challenge untuk Bantu UMKM Indonesia Tembus Pasar Global
by Adrian Jasman2026-09-01 18:00:00

FedEx meluncurkan Export Challenge untuk membantu UMKM Indonesia memperkuat kemampuan ekspor.

image
Business Kepercayaan Pemilik Properti Menguat, PRISM Bawa Palette ke Jabodetabek
by Adrian Jasman2026-08-31 17:00:00

PRISM hadirkan Palette Citra Inn di Jabodetabek, perkuat bisnis dan kemitraan pemilik properti.