ArtScience Museum dan OceanX Ajak Pengunjung Menyelami Laut Dalam Lewat Pameran Imersif “Into the Ocean”
PAMERAN - Vivid footage of deep-sea creatures reveal the resilience and diversity of life in extreme deep-sea environments_Credit to Marina Bay Sands
Instalasi suara multikanal karya Jana Winderen juga menghadirkan pengalaman audio imersif yang menggambarkan “suara” laut dalam yang tak pernah terdengar manusia.
Perjalanan ditutup di area Resurface yang dikembangkan bersama WWF Singapore, menyoroti pentingnya restorasi ekosistem seperti padang lamun melalui proyek konservasi nyata di Asia.
Film Festival Ikut Perkuat Narasi Adaptasi Iklim
Selain pameran utama, Sustainable Futures Film Festival juga digelar di ArtScience Cinema pada 12 Juni–31 Agustus 2026.
Festival ini menampilkan 12 film gratis yang menggabungkan sains kelautan, krisis iklim, dan imajinasi sinematik dalam tiga tema utama:
- Uncharted Waters
- Deep Imagination
- Hidden Connections
Film seperti A Life Illuminated (2025) dan Blue Carbon: Nature’s Hidden Power (2023) menjadi sorotan utama karena menyoroti pentingnya bioluminesensi laut dalam dan ekosistem karbon biru dalam mitigasi perubahan iklim.
Pameran Berlangsung Hingga November 2026
Pameran “Into the Ocean: Journey Beneath” akan berlangsung hingga 1 November 2026 dan menjadi salah satu pengalaman imersif paling komprehensif yang menggabungkan seni kontemporer, riset ilmiah, dan teknologi eksplorasi laut.
Informasi lebih lanjut tersedia melalui situs resmi ArtScience Museum Exhibitions. (jas)
- Jaga Napas, Jaga Keluarga: Pesan di Balik Kampanye Regional Pfizer
- ArtScience Museum Hadirkan “Flesh and Bones”, Eksplorasi Tubuh Manusia Lintas Seni dan Sains
- Cara Marina Bay Sands Rayakan Tahun Kuda Api 2026, Hadirkan Instalasi Ikonik hingga Pengalaman Kuliner Premium
- ArtScience Museum Hadirkan Pameran Solo Pertama Lawrence Lek di Asia Tenggara





