ArtScience Museum Hadirkan Pameran Solo Pertama Lawrence Lek di Asia Tenggara
ArtScience Museum resmi membuka pameran NOX: Confessions of a Machine, karya solo pertama Lawrence Lek di Asia Tenggara/ HO to Avnmedia.id
AVNMEDIA.ID - ArtScience Museum resmi membuka pameran NOX: Confessions of a Machine, karya solo pertama Lawrence Lek di Asia Tenggara.
Mulai 23 Januari 2026, pengunjung dapat menjelajahi dunia spekulatif mesin “berpikir” yang menjadi bagian dari musim pameran Forms of Life: Beyond the Human sepanjang 2026, diluncurkan bersamaan dengan Singapore Art Week.
Lawrence Lek dan Karya Interdisipliner yang Mendunia
Lawrence Lek, penerima Frieze London Artist Award 2024, dikenal melalui karya lintas medium—arsitektur, gim, video, musik, hingga fiksi—yang mengeksplorasi emosi kecerdasan buatan dan munculnya identitas posthuman.
NOX menghadirkan pengalaman imersif bagi pengunjung, mengungkap dinamika sistem otomatis dan hubungan manusia-mesin melalui instalasi interaktif dan lanskap urban futuristik.
NOX: Kota Pintar dan Cerita Enigma-76
Pameran ini membawa pengunjung ke kota pintar fiktif yang dikembangkan Farsight Corporation, perusahaan AI dalam dunia NOX.
Instalasi utama menampilkan stasiun pengisian kendaraan otonom, di mana pengunjung berperan sebagai “terapis magang” untuk memulihkan Enigma-76, kendaraan pengiriman tanpa pengemudi yang mengalami konflik antara tugas dan dorongan internal.
Setiap keputusan pengunjung memengaruhi kondisi emosional dan hasil akhir mesin, menekankan tema kendali, tanggung jawab, dan agensi dalam sistem otomatis.



