Turun Berat Badan dan Tetap Positif terhadap Tubuh, Kok Bisa? Kenali Body Positivity
Berat Badan, Kesehatan, dan Stigma Tubuh
ILUSTRASI - Bisakah menurunkan berat badan dan tetap positif terhadap tubuh? Simak penjelasan body positivity (Foto: Indonesiana)
Body Positivity dalam Pemulihan Gangguan Makan
Bagi orang yang sedang dalam pemulihan gangguan makan, fokus pada berat badan bisa mengaktifkan kembali pola lama seperti kontrol diri, rasa malu, dan pengawasan tubuh.
Dalam konteks ini, tujuan bukan mencintai penampilan tubuh setiap hari, tetapi mencapai kedamaian, yakni kedamaian dengan makanan, bebas dari pemeriksaan tubuh terus-menerus, dan kebebasan dari keyakinan bahwa hidup akan dimulai setelah tubuh berubah.
Bagi banyak orang, body neutrality lebih realistis dibandingkan positif terus-menerus.
Artinya, menghormati tubuh tanpa menjadikan penampilan sebagai fokus utama hidup.
Kesimpulan
Apakah bisa menurunkan berat badan dan tetap mengidentifikasi diri sebagai body positive? Mungkin saja.
Namun, jika fokus tetap pada angka timbangan, pesan utama body positivity bisa hilang, di mana gerakan ini tidak tentang merayakan penurunan berat badan, tapi tentang membongkar keyakinan bahwa harga diri harus diperoleh melalui perubahan tubuh.
(apr)




