Lingkup Psikologi

Tinggalkan Resolusi Tahun Baru, Melepaskan Tujuan Justru Bisa Membawa Rasa Cukup

Rasa Cukup sebagai Kunci Kesejahteraan Emosional

ILUSTRASI - Melepaskan tujuan dinilai bisa membawa ketenangan dan rasa cukup di tengah tekanan budaya produktivitas (Foto: Canva)

AVNMEDIA.ID - Di tengah budaya produktivitas dan pencapaian, resolusi Tahun Baru kerap dipandang sebagai keharusan.

Namun sebuah sudut pandang baru menyebutkan bahwa melepaskan tujuan, alih-alih terus mengejarnya, justru dapat menjadi jalan menuju ketenangan dan rasa cukup dalam hidup.

Gagasan ini menantang kebiasaan modern yang hampir selalu menempatkan tujuan sebagai pusat kehidupan, mulai dari target karier, kesehatan, hingga relasi personal.

Alih-alih memberi kebahagiaan, tujuan yang terus dikejar tanpa henti justru dapat menimbulkan tekanan dan kelelahan emosional.

Budaya Tujuan dan Tekanan untuk Selalu Berhasil

Dalam kehidupan modern, menetapkan tujuan dianggap sebagai tanda disiplin dan kesuksesan.

Ketekunan atau grit bahkan dipuja sebagai kebajikan utama, meski tidak semua orang mampu hidup selaras dengan tuntutan tersebut.

Masalah muncul ketika tujuan tidak lagi menjadi alat, melainkan identitas.

Saat sebuah target gagal dicapai, perasaan gagal pun ikut melekat pada diri.

Tak jarang, seseorang bertahan pada tujuan yang sudah tak lagi relevan hanya karena takut dianggap menyerah.

Padahal, menurut banyak pengamat psikologi, melepaskan tujuan tertentu bukanlah bentuk kelemahan, melainkan keputusan sadar untuk menjaga kesehatan mental.

Related News
Recent News
image
Sex and Relationship Turun Berat Badan dan Tetap Positif terhadap Tubuh, Kok Bisa? Kenali Body Positivity
by April2026-02-23 23:54:20

Bisakah menurunkan berat badan dan tetap positif terhadap tubuh? Simak penjelasan body positivity.

image
Sex and Relationship Terlalu Banyak Berita Buruk? Ini Dampak Doomscrolling yang Ternyata Bisa Kikis Empati dan Kesehatan Mental
by April2026-02-20 18:25:48

Doomscrolling picu compassion collapse, empati melemah, dan mental jadi kewalahan.