Tayang di Netflix, Rekap Ashes to Crown Episode 3: Chu Zhao Mulai Bangun Kekuasaan dan Hadapi Intrik Baru Xiao Xun
Episode 3 menjadi momen penting dalam perkembangan karakter Chu Zhao. Setelah berhasil mengubah takdirnya, ia kini mulai membangun fondasi kekuasaan yang sesungguhnya/ X @solflowr
Meski percakapan berlangsung santai, keduanya sebenarnya sedang saling mengukur kekuatan.
Chu Zhao mengetahui bahwa Xie Yanfang bukan sosok sederhana.
Dalam kehidupan sebelumnya, pria itu sengaja berpura-pura sakit dan mengasingkan diri ke Gaoyang untuk menyembunyikan ambisi politiknya.
Ia diam-diam membangun kekuatan militer sendiri sambil menunggu kesempatan untuk terlibat dalam perebutan kekuasaan.
Kesamaan musuh membuat hubungan Chu Zhao dan Xie Yanfang perlahan berkembang menjadi aliansi yang saling menguntungkan.
Dendam Lama Xie Yanfang kepada Xiao Xun
Dalam pembicaraan tersebut, Xie Yanfang mengungkap alasan pribadinya membenci Xiao Xun.
Ia meyakini bahwa Xiao Xun adalah dalang di balik kematian kakak perempuannya yang dahulu menjabat sebagai Putri Mahkota.
Karena itu, meski belum memiliki alasan politik yang cukup untuk bergerak, Xie Yanfang bersumpah suatu hari akan menjatuhkan Xiao Xun dengan tangannya sendiri.
Bagi Chu Zhao, informasi ini sangat berharga.
Ia menyadari bahwa dendam pribadi Xie Yanfang dapat menjadi senjata penting dalam rencananya menghadapi Xiao Xun di masa depan.
Identitas Fu Jiu Terbongkar
Di sisi lain, identitas asli Fu Jiu mulai menjadi perbincangan di istana.
Deng Yi memperingatkan Chu Zhao bahwa pria tersebut sebenarnya adalah Xie Yanlai, putra kesembilan dari Klan Xie yang terkenal berpengaruh.
Namun Chu Zhao sama sekali tidak terkejut.
Ia mengaku telah mengetahui identitas sebenarnya sejak lama karena Xie Yanlai pernah menghabiskan bertahun-tahun berada di bawah komando ayahnya.
Kepercayaan Chu Zhao terhadap Xie Yanlai membuat banyak pihak mulai mempertanyakan hubungan keduanya.
Chu Zhao Mulai Mengumpulkan Pendukung
Menyadari bahwa kekuasaan tidak bisa dibangun hanya dengan keberanian, Chu Zhao mulai memperluas jaringan pendukungnya.
Ia memberikan berbagai keuntungan kepada Deng Yi untuk memastikan kesetiaannya tetap berada di pihak istana.
Mulai dari hak pengelolaan usaha yang menguntungkan hingga hadiah berharga diberikan kepada sang pejabat.
Bahkan Chu Zhao juga memperhatikan keluarga Deng Yi dengan mengirimkan hasil panen terbaik kepada ibunya di kampung halaman.
Langkah tersebut menunjukkan bahwa Chu Zhao kini mulai memainkan strategi politik yang lebih matang dibanding kehidupannya sebelumnya.
Hubungan Chu Zhao dan Xie Yanlai Semakin Dekat
Pada malam hari, Chu Zhao mendatangi kediaman Xie Yanlai yang masih menjalani pemulihan akibat luka-lukanya.
Ia membawa jubah hangat sebagai hadiah.





