Spoiler Four Hands, Two Sonatas Episode 1: Kang Pi-o Bertemu Lagi dengan Choi Jeong-yo
Spoiler Four Hands, Two Sonatas Episode 1
DRAKOR - Four Hands, Two Sonatas Episode 1/Foto: Netflix
Saat mendengar Jeong-yo bermain piano, Do Hyun-soo terkejut melihat kemampuan teknisnya.
Jeong-yo mampu memainkan sejumlah perubahan dalam komposisi dengan sangat mudah.
Seon-joo yang menjabat sebagai direktur sekolah akhirnya menawarkan beasiswa.
Jeong-yo awalnya menolak, tetapi keadaan di rumah membuatnya berubah pikiran.
Pada akhirnya, Jeong-yo resmi masuk Korea Arts High School.
Kehadirannya di sekolah membuat Pi-o terkejut.
Saat guru memintanya tampil di depan kelas, Jeong-yo justru panik dan menolak bermain piano.
Ketika beberapa siswa mulai merundungnya saat istirahat, Pi-o secara tidak langsung menyelamatkan Jeong-yo dengan mengalihkan perhatian mereka.
Namun, Pi-o tetap menjaga jarak saat Jeong-yo mencoba berteman dengannya.
Pi-o Dapat Kritik Pedas dari Hyun-soo
Di tengah rasa frustrasi terhadap dirinya sendiri, Pi-o kembali mendatangi Hyun-soo dan meminta penilaian jujur.
Hyun-soo akhirnya mengatakan masalah terbesar Pi-o bukan teknik.
Kemampuan teknisnya sudah sangat kuat, tetapi permainannya dianggap tidak memiliki suara atau karakter pribadi.
Pi-o mampu memainkan not-not dengan sempurna, tetapi belum bisa benar-benar membuat penonton merasakan sesuatu melalui musiknya.
Kritik tersebut membuat Pi-o semakin bertekad memperbaiki dirinya.
Keesokan paginya, Pi-o datang lebih awal untuk berlatih.
Namun di ruang latihan, ia menemukan Jeong-yo sedang memainkan sebuah komposisi yang sangat familiar.
Pi-o kemudian mengenali lagu tersebut.
Komposisi itu merupakan karya yang pernah digunakan Jeong-yo saat mengalahkannya dalam sebuah kompetisi ketika mereka masih kecil.
Episode pertama pun berakhir dengan pertemuan kembali dua pianis yang memiliki masa lalu berbeda, tetapi terikat oleh satu hal yang sama: persaingan dalam musik. (sal)





