Spoiler Episode 2 If Wishes Could Kill: Ada Teror Dimulai di Rumah Se-ah
Drama Korea If Wishes Could Kill kembali menghadirkan episode kedua dengan tensi yang jauh lebih gelap./ X @softstargaze
AVNMEDIA.ID - Drama Korea If Wishes Could Kill kembali menghadirkan episode kedua dengan tensi yang jauh lebih gelap.
Setelah kematian tragis Hyeong-wook di episode sebelumnya, kini ancaman aplikasi kutukan mulai menargetkan Geon-woo.
Namun yang paling mengejutkan, pusat teror justru terjadi di rumah Se-ah.
Tempat yang seharusnya aman berubah menjadi lokasi kejadian mengerikan penuh kerasukan, darah, dan misteri sosok tak kasat mata.
Berikut spoiler lengkap If Wishes Could Kill Episode 2.
Flashback Persahabatan Se-ah dan Geon-woo
Episode dibuka dengan kilas balik masa kecil Se-ah dan Geon-woo saat pertama kali bertemu di lift apartemen.
Saat itu Geon-woo langsung tertarik pada Se-ah.
Di sekolah, Se-ah juga sempat jadi bahan gosip setelah kematian orang tuanya. Beberapa murid menyebut dirinya membawa kutukan.
Namun Geon-woo, Na-ri, Ha-joon, dan Hyeong-wook memilih membelanya.
Dari situlah persahabatan lima orang ini dimulai.
Adegan ini penting karena memperlihatkan bahwa hubungan mereka sebenarnya sangat dekat sebelum semua tragedi terjadi.
Polisi Sebut Kematian Hyeong-wook Bunuh Diri
Di masa kini, polisi menyatakan kematian Hyeong-wook sebagai bunuh diri.
Namun Se-ah yakin ada sesuatu yang salah. Ia masih trauma melihat sahabatnya menggorok leher sendiri tepat di depan mata.
Saat berada di gym sekolah, Se-ah teringat hadiah mainan dari Hyeong-wook dan kunjungannya ke rumah sahabatnya malam sebelum kejadian.
Kala itu, Hyeong-wook sempat mengaku bahwa panggilan telepon berisi hinaan yang ia dengar bukan berasal dari Se-ah.
Artinya, ada pihak lain yang meniru suara Se-ah untuk memprovokasi Hyeong-wook.
Geon-woo Jadi Target Berikutnya
Ketakutan Se-ah menjadi nyata saat pelatih sekolah mengumumkan latihan kemungkinan dibatalkan.
Masalahnya, Geon-woo sebelumnya sempat membuat permintaan di aplikasi Gigiro agar latihan dibatalkan supaya bisa datang ke pesta ulang tahun Hyeong-wook.
Tak lama kemudian, Geon-woo menerima notifikasi bahwa keinginannya terkabul.





