Satu Pertanyaan yang Bisa Ubah Cara Kamu Memandang Hidup, Apa Itu?
Kenapa Kita Bertahan dalam Hidup yang Tidak Memuaskan?
ILUSTRASI - Satu pertanyaan psikologi ini bisa ubah cara pandang hidup, menyoroti arah yang sedang dijalani (Foto: Canva)
Psikologi menyebut kondisi ini sebagai keseimbangan psikologis, keadaan mental yang stabil karena sudah terbiasa.
Manusia cenderung memilih ketidaknyamanan yang dikenal dibanding perubahan yang tidak pasti.
Itulah sebabnya seseorang bisa:
- Bertahan dalam pekerjaan yang dibenci
- Terjebak dalam pola hubungan yang tidak sehat
- Menjalani hidup yang terasa hambar tapi aman
Ketidakpuasan menjadi permanen bukan karena hidup terlalu menyakitkan, melainkan karena masih bisa ditoleransi.
Saat Bersyukur Justru Jadi Bentuk Penghindaran
Rasa syukur sering dianggap solusi universal.
Namun dalam konteks tertentu, bersyukur bisa berubah menjadi cara halus untuk membungkam perasaan tidak puas.
Kalimat seperti:
- “Harusnya aku bersyukur”
- “Banyak orang hidupnya lebih susah”
- “Setidaknya hidupku tidak seburuk itu”
Memang terdengar menenangkan, tapi sering kali tidak jujur pada diri sendiri.
Ketidakpuasan tidak dihilangkan, hanya disimpan.
Memilih Hidup atau Sekadar Menyetujui Hidup?
Pertanyaan kuncinya bukan “Apakah aku bahagia?” melainkan:
“Apakah aku memilih hidup ini, atau hanya menyetujuinya karena sudah berjalan sejauh ini?”
Banyak orang tidak benar-benar memilih masa depannya.



