Penobatan Yi-an di Perfect Crown Tuai Kritik Publik Korea, Ternyata Detail Simbol Kerajaan Ini Jadi Pemicunya
Penobatan Yi-an di Perfect Crown Picu Perdebatan
DRAMA - Perfect Crown episode 11 ramai kritik setelah penobatan Yi-an dianggap mengandung kesalahan/ Foto: X (@naisfala)
Mahkota Yi-an Ikut Dipermasalahkan
Tak berhenti di dialog penobatan, detail kostum Yi-an juga menjadi bahan kritik.
Dalam adegan penobatan, Yi-an terlihat mengenakan Guryumyeongwan atau mahkota dengan sembilan untaian manik-manik.
Padahal, menurut banyak penonton, seorang kaisar seharusnya memakai Sipyiryumyeongwan yang memiliki 12 untaian.
Perbedaan jumlah untaian tersebut dianggap bukan sekadar detail kecil.
Dalam simbol kerajaan tradisional Korea, jumlah untaian pada mahkota menunjukkan tingkat kekuasaan seorang penguasa.
Karena itu, penggunaan mahkota sembilan untai dinilai tidak sesuai dengan posisi Yi-an sebagai penguasa tertinggi dalam cerita.
Dunia Alternatif Drama Dinilai Menghapus Luka Sejarah Korea
Kontroversi semakin membesar karena dunia alternatif dalam Perfect Crown juga menghapus sejumlah peristiwa penting dalam sejarah Korea.
Dalam timeline drama tersebut, Korea tidak pernah dijajah Jepang dan tetap mempertahankan sistem monarki hingga era modern.
Hal ini membuat sebagian penonton merasa drama tersebut terlalu menyederhanakan sejarah Korea.





