Penjelasan Ending A Bona Fide Killer Episode 14: Bo-na Ditembak, Kingfisher Tetap Beraksi?
Spoiler A Bona Fide Killer Episode 14:
DRAKOR - A Bona Fide Killer episode 14/Foto: VIU
Langkah tersebut akhirnya membersihkan nama Kingfisher di mata publik dan sekaligus membuat tim khusus polisi dibubarkan.
Enam Bulan Kemudian, Bo-na Kembali
Enam bulan berlalu. Musim dingin datang dan salju kembali mengingatkan Tae-seong pada momen pertama kali dirinya dan Bo-na dekat.
Tae-seong yakin Bo-na mungkin kembali ke kabin tempat mereka pernah bersama. Dia pun mendatanginya.
Benar saja, Bo-na muncul di tempat tersebut.
Tae-seong mengungkapkan perasaannya dan mengatakan bahwa Bo-na tidak sendirian.
Namun kali ini dia tidak meminta semuanya kembali seperti sebelumnya.
Tae-seong memilih memberi mereka kesempatan untuk saling mengenal kembali, termasuk menerima setiap sisi Bo-na.
Bo-na akhirnya pulang. Keluarga mereka kembali berkumpul saat Yul mengikuti hari olahraga di sekolah.
Hubungan Bo-na dengan ibu Tae-seong pun perlahan membaik hingga sang ibu akhirnya memanggilnya sebagai menantu.
Ending A Bona Fide Killer: Kingfisher Belum Pensiun?
Di bagian akhir, Tae-seong bertemu Dong-jin yang kini bekerja sebagai polisi lalu lintas setelah secara sukarela menerima penurunan pangkat.
Tae-seong sendiri telah mendapat penghargaan Journalist of the Year. Ironisnya, publik malah mulai meminta Kingfisher kembali beraksi.
Tae-seong justru meminta Dong-jin kembali ke kepolisian agar tidak ada lagi sosok seperti Kingfisher yang muncul.
Namun, drama memberikan kejutan pada adegan terakhir.
Bo-na sedang membersihkan rumah ketika melihat berita tentang seorang kriminal yang baru saja keluar dari penjara.
Dia lalu mengambil ponsel dan menelepon seseorang.
“Kita pergi?”
Kalimat tersebut menjadi petunjuk bahwa Kingfisher mungkin belum benar-benar berhenti.
Ending ini seolah memastikan bahwa Bo-na bisa saja kembali menjalankan aksinya secara diam-diam.
Meski namanya telah dibersihkan dan kehidupannya bersama Tae-seong kembali membaik, sisi Kingfisher dalam dirinya tampaknya masih belum hilang. (sal)





