Advertorial DPRD Samarinda

Pembongkaran Lapak Pedagang Pasar Subuh pada Jumat Pagi, Dewan Sayangkan RDP Tak Sempat Digelar

SUASANA SAAT PEMBONGKARAN - Potret suasana pembongkaran lapak pedagang Pasar Subuh Samarinda dan foto Ahmad Vanandza/ avnmedia.id

Tak menutup kemungkinan, mediasi berikutnya akan digelar langsung di lokasi agar warga terdampak merasa lebih dilibatkan.

“Kalau memang lebih efektif, kita adakan mediasi di tengah masyarakat. Biar mereka merasa dihargai, bukan disisihkan,” ujarnya.

Politikus ini menegaskan bahwa DPRD tidak menentang program penataan kota, namun mendorong agar pendekatan yang digunakan tetap manusiawi dan adil. Ia menekankan bahwa komunikasi yang baik menjadi kunci agar pembangunan tidak berjalan dengan mengorbankan hak masyarakat kecil. 

Sementara itu, diwawancara terpisah, Kepala Dinas Perdagangan Samarinda, Nurrahmani mengungkapkan bahwa penataan kawasan pasar tersebut telah melewati sejumlah tahapan penting. Salah satunya adalah permohonan dari pemilik lahan kepada pemerintah untuk merelokasi para pedagang, yang pertama kali diajukan sejak tahun 2014.

“Awalnya, lahan tempat pasar itu memang dibangun oleh pemiliknya sendiri. Permasalahan ini sudah berlangsung lama. Pada tahun 2014, pemilik lahan sempat mengajukan permohonan kepada Wali Kota agar pasar direlokasi," ujarnya. (adv)

Related News
Recent News
image
Advertorial Pasar dan Demokrasi Desa: Didik Agung Ajak Warga Manunggal Jaya Bicara Hak & Kewajiban Usaha
by Redaksi2025-12-21 21:43:00

Didik Agung ajak warga Manunggal Jaya diskusi hak & kewajiban pasar tradisional.

image
Advertorial Di Desa Manunggal Jaya, Dewan dan Warga Saling Diskusi Cair
by Tim Advertorial dan Bisnis2025-12-07 22:31:00

Didik Agung bahas Perda Pendidikan di Kukar, tekankan karakter, toleransi, dan wawasan kebangsaan.