Pelangi di Mars Gunakan AI dalam Produksi Film, Ternyata Ini Cara Kerjanya di Balik Layar
Film Pelangi di Mars Pakai AI
FILM - Film Pelangi di Mars Pakai AI untuk Motion Capture, Ini Cara Kerjanya di Produksi/ Foto: Mahakarya Pictures
Selain AI, produksi film ini juga memanfaatkan teknologi Extended Reality (XR) dan Unreal Engine untuk menciptakan dunia Mars secara virtual dengan lebih realistis.
Pendekatan ini memungkinkan penggabungan antara live-action dan lingkungan digital dalam satu proses produksi yang efisien.
Bukan Pengganti Manusia, Tapi Pendukung Kreativitas
Meski menggunakan teknologi canggih, Pelangi di Mars tidak menjadikan AI sebagai pengganti manusia.
Sebaliknya, teknologi ini digunakan untuk membuka ruang eksplorasi baru dalam proses kreatif, sekaligus menekan biaya dan kompleksitas produksi.
Film ini pun menjadi salah satu contoh bagaimana industri perfilman Indonesia mulai mengadopsi teknologi modern tanpa meninggalkan sentuhan kreatif manusia.
Film Pelangi di Mars telah tayang di bioskop dan dapat disaksikan untuk semua usia selama libur Lebaran 2026. (naf)
- Lagi Nunggu Drakor Perfect Crown? Isi Waktu dengan Rekomendasi Drama Kerajaan yang Wajib Masuk Watchlist Ini!
- KPop Demon Hunters Menang Oscar Film Animasi Terbaik di Academy Awards 2026, Netflix Pastikan Sekuel
- Bella & Langit di Episode Terakhir “Tiba-Tiba Brondong”: Cinta, Tekanan Keluarga, dan Pilihan Ekstrem





