Mengenal Ragam Pizza Khas Italia: Dari Napoletana hingga Siciliana, Warisan Rasa yang Bertahan di Era Modern
PIZZA - Pizza (2-3 pax) Classic Family Combo Meal (Regular)/ Foto: .pizzaarc.com
Capricciosa, Kaya Topping namun Tetap Seimbang
Pizza Capricciosa menggunakan topping yang hampir serupa dengan Quattro Stagioni, namun disajikan tanpa pembagian area.
Jamur, ham, artichoke, dan zaitun tersebar merata di atas pizza. Meski toppingnya relatif banyak, Capricciosa tetap menjaga proporsi agar rasa adonan dan saus tomat tidak tertutup.
Jenis ini menunjukkan bahwa pizza Italia tetap bisa kaya rasa tanpa harus berlebihan.
Quattro Formaggi, Perayaan Keju Italia
Bagi pencinta keju, Pizza Quattro Formaggi menjadi salah satu pilihan utama.
Pizza ini menggunakan empat jenis keju, umumnya mozzarella, gorgonzola, parmesan, dan pecorino.
Beberapa versi dibuat tanpa saus tomat dan dikenal sebagai pizza bianca.
Perpaduan keju tersebut menghasilkan rasa gurih dan creamy yang kuat, sekaligus menegaskan kekayaan produk susu dalam tradisi kuliner Italia.
Prosciutto e Funghi, Klasik yang Tak Lekang Waktu
Pizza Prosciutto e Funghi merupakan salah satu pizza klasik Italia yang sangat populer.
Kombinasi ham prosciutto dan jamur memberikan rasa gurih yang sederhana namun berkarakter.
Pizza ini sering menjadi pilihan bagi penikmat yang menginginkan rasa aman namun tetap autentik.
Pizza Siciliana, Tebal dan Mengenyangkan
Berbeda dengan pizza Napoli, Pizza Siciliana memiliki adonan lebih tebal dan menyerupai roti focaccia.
Biasanya dipanggang dalam loyang persegi dan dipotong kotak. Topping khasnya meliputi saus tomat, bawang, ikan teri, dan keju pecorino.
Pizza Siciliana mencerminkan karakter kuliner Sisilia yang lebih padat, mengenyangkan, dan berani dalam rasa.




