Mengenal Ragam Pizza Khas Italia: Dari Napoletana hingga Siciliana, Warisan Rasa yang Bertahan di Era Modern
PIZZA - Pizza (2-3 pax) Classic Family Combo Meal (Regular)/ Foto: .pizzaarc.com
AVNMEDIA.ID - Pizza telah lama menjadi salah satu makanan paling populer di dunia.
Namun, di balik beragam varian pizza modern dengan topping melimpah dan inovasi rasa, terdapat akar tradisi kuliner Italia yang kuat dan kaya makna.
Di Italia, pizza bukan sekadar makanan cepat saji, melainkan bagian dari identitas budaya yang diwariskan lintas generasi.
Pizza khas Italia dikenal dengan pendekatan sederhana namun presisi.
Kualitas adonan, kesegaran saus tomat, keju pilihan, serta teknik pemanggangan menjadi faktor utama yang menentukan cita rasa.
Inilah yang membedakan pizza Italia autentik dengan pizza gaya modern yang banyak berkembang di berbagai negara.
Pizza Napoletana, Ikon Kuliner dari Naples
Pizza Napoletana atau pizza Napoli merupakan fondasi dari seluruh jenis pizza yang dikenal saat ini.
Berasal dari kota Naples, pizza ini memiliki adonan tipis dan lembut di bagian tengah, dengan pinggiran mengembang yang sedikit hangus akibat dipanggang dalam oven kayu bersuhu tinggi.
Varian paling ikonik adalah Pizza Margherita, yang hanya menggunakan saus tomat, keju mozzarella, daun basil, dan minyak zaitun.
Kesederhanaan komposisi ini justru menonjolkan kualitas bahan.
Selain itu, ada Pizza Marinara, versi tanpa keju yang mengandalkan saus tomat, bawang putih, oregano, dan minyak zaitun.
Quattro Stagioni, Filosofi Empat Musim
Pizza Quattro Stagioni berarti “empat musim”.
Pizza ini dibagi menjadi empat bagian dengan topping berbeda, seperti artichoke, jamur, ham, dan zaitun. Setiap bagian melambangkan musim dalam satu tahun.
Konsep ini mencerminkan cara masyarakat Italia menghargai bahan pangan musiman.
Dalam satu porsi pizza, penikmat dapat merasakan variasi rasa tanpa kehilangan keseimbangan khas pizza Italia.




