Advertorial DPRD Samarinda

Longsor Terjadi di Terowongan Selili Samarinda, DPRD Desak Inspeksi Langsung dan Evaluasi Menyeluruh

TEROWONGAN - Potret Terowongan Selili sebelum dan sesudah kejadian longsor/ kolase foto oleh Avnmedia.id

Akan tetapi, pernyataan tersebut memicu kritik dari DPRD Kota Samarinda. Anggota DPRD dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Abdul Rohim, menilai kejadian longsor ini harus dijadikan bahan evaluasi serius.

“Dinas PUPR perlu segera turun tangan melakukan inspeksi. Harus ada evaluasi menyeluruh, baik dari sisi desain maupun struktur bangunan. Kalau ditemukan kelalaian kontraktor, harus ditindak tegas,” kata Rohim. 

Ia menyesalkan kejadian tersebut mengingat proyek belum resmi difungsikan, namun sudah menunjukkan tanda kerusakan. Rohim mempertanyakan apakah desain penahan lereng sudah sesuai dengan kondisi alam, termasuk dampak dari hujan ekstrem.

“Kami akan memanggil Dinas PUPR untuk meminta penjelasan resmi dan kajian teknis. Baru setelah itu bisa disimpulkan apa sebenarnya penyebab utama longsor ini,” lanjutnya.

Rohim juga menegaskan bahwa proyek senilai Rp395 miliar ini tidak boleh dianggap sepele. Jika terbukti ada kekeliruan dalam perencanaan atau pelaksanaan, maka pihak kontraktor harus bertanggung jawab.

“Ini belum digunakan tapi sudah rusak. PUPR harus serius memastikan penyebabnya, agar kejadian seperti ini tidak terulang dan kepercayaan masyarakat terhadap kualitas proyek tidak hilang,” tegasnya. (adv)

Related News
Recent News
image
Advertorial Pasar dan Demokrasi Desa: Didik Agung Ajak Warga Manunggal Jaya Bicara Hak & Kewajiban Usaha
by Redaksi2025-12-21 21:43:00

Didik Agung ajak warga Manunggal Jaya diskusi hak & kewajiban pasar tradisional.

image
Advertorial Di Desa Manunggal Jaya, Dewan dan Warga Saling Diskusi Cair
by Tim Advertorial dan Bisnis2025-12-07 22:31:00

Didik Agung bahas Perda Pendidikan di Kukar, tekankan karakter, toleransi, dan wawasan kebangsaan.