DPRD Samarinda

Komisi IV DPRD Samarinda Usul Disporapar Dipecah Demi Maksimalkan Sektor Wisata

DPRD SAMARINDA - Wakil Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti/ Foto: IST

AVNMEDIA.ID - Gagasan pembentukan organisasi perangkat daerah (OPD) khusus yang menangani sektor pariwisata mencuat dari DPRD Kota Samarinda

Usulan tersebut dinilai dapat membuat pengelolaan dan pengembangan destinasi wisata lebih terarah sehingga mampu memberikan kontribusi lebih besar terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti, mengatakan selama ini urusan kepemudaan, olahraga, dan pariwisata masih berada dalam satu organisasi, yakni Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar). 

Menurutnya, kondisi tersebut membuat perhatian terhadap sektor pariwisata belum maksimal karena harus berbagi fokus dengan bidang lainnya.

Usulan itu disampaikan Sri Puji saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (23/7/2026).

“Kalau dipisah, pengembangan pariwisata akan lebih fokus dan anggarannya juga lebih jelas,” ucapnya.

Ia berpandangan, pembentukan OPD tersendiri akan memberikan ruang yang lebih luas bagi pemerintah untuk menyusun program, menetapkan prioritas, serta mengalokasikan anggaran yang benar-benar berorientasi pada kemajuan sektor pariwisata.

Meski demikian, Sri Puji mengingatkan bahwa setiap kebijakan di bidang pariwisata harus tetap menempatkan masyarakat sebagai bagian utama dari pembangunan. 

Ia menegaskan, peningkatan PAD tidak boleh mengesampingkan kepentingan warga maupun mengabaikan nilai-nilai budaya yang telah tumbuh di tengah masyarakat.

“Jangan sampai pembangunan pariwisata justru meminggirkan masyarakat sekitar,” jelasnya.

Menurutnya, pemerintah juga perlu mengantisipasi berbagai dampak sosial yang berpotensi muncul seiring berkembangnya kawasan wisata

Penataan fasilitas hiburan, misalnya, harus mempertimbangkan keberadaan lingkungan permukiman, sekolah, serta rumah ibadah. 

Selain itu, persoalan ketertiban umum hingga potensi penyalahgunaan narkoba juga perlu menjadi perhatian dalam setiap perencanaan.

Sri Puji turut menyoroti keterbatasan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi di bidang kepariwisataan. 

Kondisi tersebut dinilai masih menjadi tantangan dalam merancang program maupun mengelola destinasi wisata secara profesional.

Padahal, menurutnya, Kota Samarinda memiliki banyak potensi wisata yang layak dikembangkan. 

Agar potensi tersebut mampu bertahan dalam jangka panjang, dibutuhkan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan para pemangku kepentingan dengan strategi pengelolaan yang berkelanjutan sehingga destinasi wisata tidak hanya ramai pada masa awal pembukaan, tetapi terus menarik minat wisatawan.

Melalui pemisahan OPD serta penguatan tata kelola sektor pariwisata, Sri Puji berharap pengembangan destinasi wisata di Samarinda dapat berlangsung lebih optimal, memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat, sekaligus meningkatkan PAD secara berkelanjutan. (adv/naf)

Related News
Recent News
image
Advertorial Komisi Iv DPRD Samarinda Soroti Kepastian Anggaran KONI untuk Porprov 2026
by Tim Advertorial dan Bisnis2026-07-18 18:34:00

Anggaran KONI untuk Porprov 2026 masih dibahas seiring kondisi fiskal Kota Samarinda yang dinamis

image
Advertorial Minim Anggaran, DPRD Samarinda Sebut Pengembangan Pariwisata Sulit Maksimal
by Tim Advertorial dan Bisnis2026-07-16 17:00:00

DPRD Samarinda menilai minimnya anggaran pariwisata menghambat pengembangan destinasi wisata