Kolaborasi Pemerintah dan Teknologi Geospasial untuk Penegasan Batas Desa

Suasana kegiatan Rakortek dan FGD (Foto: DPMPD Kaltim)

AVNMEDIA.ID - Sri Wahyuni Febrianti Firman, selaku Fasilitasi Penataan Wilayah Desa dari Ditjen Bina Pemdes Kemendagri RI, menekankan pentingnya penyelesaian batas desa sebagai upaya mendukung pembangunan yang berkeadilan.

Pernyataan ini disampaikan dalam kegiatan Rapat Koordinasi Teknis dan Focus Group Discussion (FGD) bertema "Arah Kebijakan, Isu Strategis, dan Langkah Percepatan Dalam Penyelesaian Batas Desa".

Menurut Sri Wahyuni, wanita yang biasa disapa Sri ini menuturkan, jika penyelesaian batas desa merupakan prioritas nasional yang bertujuan menciptakan tertib administrasi pemerintahan.

Ia menegaskan bahwa batas desa yang jelas tidak hanya penting untuk mendukung pengelolaan wilayah, tetapi juga untuk mencegah potensi konflik antardesa.

“Langkah percepatan ini harus didukung kolaborasi erat antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan tim teknis di tingkat kabupaten/kota,” ujarnya.

Pemerintah kecamatan memegang peran penting sebagai mediator dan fasilitator dalam proses penetapan batas desa.

Terdapat tiga tugas utama yang harus dilakukan pemerintah kecamatan.

Pertama, mendampingi Tim Penetapan dan Penegasan Batas (PPB) Desa pada saat melakukan sosialisasi ke desa-desa.

Sosialisasi ini penting untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait pentingnya batas desa yang definitif.

Kedua, pemerintah kecamatan perlu terlibat aktif dalam proses penelitian dokumen batas desa yang dilakukan oleh Tim PPB Desa Kabupaten/Kota.

Related News
Recent News
image
Advertorial Pasar dan Demokrasi Desa: Didik Agung Ajak Warga Manunggal Jaya Bicara Hak & Kewajiban Usaha
by Redaksi2025-12-21 21:43:00

Didik Agung ajak warga Manunggal Jaya diskusi hak & kewajiban pasar tradisional.

image
Advertorial Di Desa Manunggal Jaya, Dewan dan Warga Saling Diskusi Cair
by Tim Advertorial dan Bisnis2025-12-07 22:31:00

Didik Agung bahas Perda Pendidikan di Kukar, tekankan karakter, toleransi, dan wawasan kebangsaan.