Kenapa Yi-an Hapus Sistem Monarki di Drama Perfect Crown? Ternyata Ini Alasannya
Alasan Yi-an Hapus Monarki
DRAMA - Yi-an memilih meninggalkan tahta dan menghapus monarki di ending drama Perfect Crown/ Foto: Disney+
Selama bersama Hui-ju, Yi-an mulai memahami arti hidup normal tanpa tekanan kerajaan.
Hui-ju menjadi sosok yang membuatnya sadar bahwa kebahagiaan tidak harus datang dari tahta atau gelar bangsawan.
Dalam ending drama, Yi-an bahkan meminta Hui-ju memanggil namanya tanpa gelar kerajaan setelah monarki dihapus.
Momen itu menjadi simbol bahwa ia ingin hidup sebagai manusia biasa, bukan lagi sebagai pangeran yang terikat aturan istana.
Penghapusan Monarki Jadi Awal Kehidupan Baru
Pada akhirnya, rakyat dalam drama tersebut memilih mendukung penghapusan monarki melalui pemungutan suara publik.
Setelah sistem kerajaan resmi dibubarkan, Yi-an dan Hui-ju meninggalkan kehidupan istana dan menjalani hidup sederhana sebagai pasangan biasa.
Ending ini memperlihatkan bahwa Yi-an tidak lagi mengejar tahta, melainkan kebebasan.
Ia percaya seseorang seharusnya tidak dinilai dari status lahir atau gelar keluarga.
Karena itu, penghapusan monarki menjadi cara Yi-an memutus rantai politik dan penderitaan yang selama ini mengikat keluarganya. (naf)





