Kemarau Makin Panjang, DPRD Samarinda Wanti-wanti Dampak Air Bangai
AIR - Air bangai mengancam kualitas air baku, DPRD Samarinda ingatkan warga menghemat air bersih/ Foto: Perumda Tirta Kencana
Helmi juga meyakini pengawasan terhadap kualitas air baku terus dilakukan tim teknis Perumda Tirta Kencana.
Pemeriksaan tersebut mencakup kondisi klorida serta perkembangan intrusi air laut di sejumlah titik pengambilan air atau intake instalasi pengolahan.
Pengawasan secara rutin diperlukan untuk mengetahui sejauh mana perubahan kualitas Sungai Mahakam memengaruhi proses pengolahan air.
Dengan begitu, Perumda dapat menentukan langkah yang tepat sebelum air didistribusikan kepada pelanggan.
Masyarakat pun diminta bersiap menghadapi kemungkinan perubahan pasokan selama kemarau masih berlangsung.
Helmi mengimbau warga menyediakan persediaan air secukupnya sekaligus tidak menggunakan air secara berlebihan.
Upaya penghematan diharapkan dapat membantu menjaga ketersediaan air bersih, khususnya bagi warga yang berada di kawasan yang lebih rawan mengalami keterbatasan pasokan.
Koordinasi antara Perumda Tirta Kencana, Pemerintah Kota Samarinda dan masyarakat juga dinilai penting untuk menghadapi dampak kemarau serta potensi intrusi air laut di Sungai Mahakam. (adv)





