Kabut Asap Makin Pekat, DPRD Samarinda Minta Sekolah Siapkan Opsi Belajar dari Rumah
WAWANCARA - Wawancara Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Mohammad Novan Syahronie/HO
DPRD mendorong Dinas Kesehatan Samarinda memastikan puskesmas dan rumah sakit memiliki kesiapan untuk menghadapi kemungkinan bertambahnya warga yang mengalami gangguan pernapasan.
Masyarakat juga diminta tidak mengabaikan penggunaan masker ketika harus beraktivitas di luar rumah.
Novan mengingatkan agar perlindungan diri dilakukan sejak kualitas udara mulai memburuk, bukan setelah seseorang mengalami keluhan kesehatan.
“Jangan sampai sudah merasakan gejalanya baru menggunakan masker. Kita perlu antisipasi lebih dulu karena kondisi udara kita tidak menentu,” jelas Novan.
Upaya pencegahan juga dilakukan dengan menyiapkan masker untuk masyarakat. Sekitar 10 ribu masker disebut telah disediakan oleh relawan untuk dibagikan kepada warga.
Pembagian tersebut sekaligus menjadi bagian dari edukasi mengenai pentingnya perlindungan diri saat kualitas udara menurun.
Novan berharap masyarakat dan seluruh pihak terkait meningkatkan kewaspadaan selama kondisi kemarau serta meningkatnya kejadian karhutla.
Kelompok masyarakat yang lebih rentan terhadap paparan asap perlu mendapatkan perhatian lebih dalam upaya perlindungan kesehatan.
“Perlindungan masyarakat harus menjadi prioritas, khususnya kelompok yang rentan terhadap dampak kabut asap,” pungkasnya.
Novan menegaskan bahwa perlindungan masyarakat, terutama kelompok rentan, harus menjadi prioritas dalam menghadapi dampak kabut asap. (adv)





