Hari Anak Nasional, DPRD Samarinda Tekankan Pentingnya Kehadiran Orang Tua
DPRD - Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda, Abdul Rohim/ Foto: IST
AVNMEDIA.ID - Hari Anak Nasional (HAN) dinilai perlu dimanfaatkan sebagai momentum untuk memperbaiki cara orang tua memandang anak dalam keluarga.
DPRD Kota Samarinda mengingatkan bahwa peringatan tersebut seharusnya menjadi ruang refleksi, bukan hanya agenda tahunan yang bersifat seremonial.
Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda, Abdul Rohim, mengatakan masih ada sebagian masyarakat yang menganggap kehadiran anak sebagai beban.
Menurutnya, pola pikir seperti itu harus diubah karena anak merupakan aset yang akan menentukan kualitas sumber daya manusia pada masa mendatang.
“Kadang-kadang ada orang tua yang memandang anak itu sebagai beban. Padahal anak itu adalah aset yang harus kita jaga dan tumbuh kembangkan,” ujarnya.
Ia menegaskan, masa depan daerah maupun bangsa sangat dipengaruhi oleh bagaimana orang tua mendidik anak sejak usia dini.
Karena itu, keluarga memiliki peran penting dalam membentuk karakter, kemampuan, dan kesiapan anak menghadapi masa depan.
“Merekalah yang nanti akan menggantikan peran-peran orang tua yang ada saat ini,” katanya.
Menurut Rohim, tanggung jawab orang tua tidak berhenti pada pemenuhan kebutuhan sekolah maupun ekonomi.
Anak juga membutuhkan hubungan emosional yang sehat agar proses tumbuh kembangnya berlangsung secara optimal.
Salah satu hal yang menjadi perhatian legislator tersebut ialah masih banyaknya anak yang tumbuh tanpa kedekatan dengan sosok ayah.
Ia menilai fenomena fatherless masih menjadi persoalan yang perlu mendapat perhatian lebih dari setiap keluarga.
Baginya, peran ayah bukan hanya bekerja untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga.
Kehadiran ayah dalam keseharian anak memiliki pengaruh besar terhadap pembentukan karakter, rasa aman, hingga perkembangan psikologis mereka.
“Yang paling penting justru adalah kehadiran. Indonesia punya salah satu persoalan, yaitu fatherless. Banyak anak merasa kehilangan eksistensi ayahnya dalam kehidupan mereka,” jelasnya.
Rohim berharap peringatan Hari Anak Nasional mampu mendorong setiap keluarga untuk lebih memperhatikan kualitas pengasuhan di rumah.
Ia menilai kasih sayang, pendampingan, serta keterlibatan aktif kedua orang tua merupakan fondasi utama dalam menciptakan generasi yang berkualitas.
Dengan pengasuhan yang tepat, menurutnya, anak-anak akan tumbuh menjadi sumber daya manusia yang berkarakter, memiliki daya saing, serta siap mengambil estafet pembangunan ketika memasuki usia dewasa. (adv/naf)





