HAN 2026, DPRD Samarinda Dorong Perlindungan dan Pemenuhan Hak Anak Diperkuat
DPRD - Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie/ Foto: IST
AVNMEDIA.ID - Momentum Hari Anak Nasional (HAN) 2026 di Samarinda dimanfaatkan DPRD Kota Samarinda untuk kembali mengingatkan pentingnya perlindungan terhadap anak.
Peringatan tersebut dinilai harus menjadi pemicu bagi seluruh pihak untuk memperkuat upaya pemenuhan hak anak secara berkelanjutan.
Perayaan HAN ke-42 tingkat Kota Samarinda digelar di Rumah Adat Baqa dengan mengangkat tema “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan”.
Tema tersebut diharapkan tidak berhenti pada rangkaian peringatan tahunan, tetapi diterjemahkan melalui kebijakan dan tindakan yang memberikan dampak langsung bagi kehidupan anak.
Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie, mengatakan perlindungan anak membutuhkan keterlibatan banyak pihak.
Pemerintah, keluarga, lembaga pendidikan hingga masyarakat memiliki tanggung jawab bersama dalam menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak.
"Anak adalah aset masa depan bangsa yang harus kita lindungi dan penuhi hak-haknya bersama. Mari kita wujudkan Samarinda sebagai kota yang benar-benar ramah anak," jelasnya.
Menurut Novan, keluarga menjadi salah satu fondasi utama dalam memberikan perlindungan kepada anak.
Peran orang tua tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan sehari-hari, tetapi juga membentuk karakter serta memberikan pendampingan agar anak berkembang dalam lingkungan yang sehat.
Karena itu, penguatan perlindungan anak juga membutuhkan dukungan dari berbagai sektor.
DPRD Samarinda mendorong agar sektor pendidikan dan kesehatan berjalan beriringan dengan penyediaan fasilitas publik yang aman sehingga anak memiliki ruang yang layak untuk belajar, bermain, dan berkembang.
"Seluruh pihak harus berkolaborasi menyediakan pendidikan berkualitas, layanan kesehatan prima, serta ruang bermain yang aman dan ramah anak," ucapnya.
Rangkaian HAN 2026 di Rumah Adat Baqa turut diisi berbagai kegiatan yang melibatkan anak-anak Samarinda.
Agenda tersebut meliputi upacara bendera, pertunjukan kreativitas anak daerah, serta pemberian penghargaan kepada Forum Anak Kota Samarinda atas perannya dalam mendorong pemenuhan hak anak.
Di sisi lain, Pemkot Samarinda menyatakan akan memperkuat langkah menuju pencapaian status Kota Layak Anak (KLA).
Upaya tersebut diarahkan melalui penambahan Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang dapat dimanfaatkan anak serta dukungan terhadap kebutuhan anggaran pendidikan.
DPRD dan Pemkot Samarinda diharapkan dapat menyelaraskan program perlindungan anak dalam kebijakan jangka panjang.
Dengan sinergi tersebut, pembangunan kota tidak hanya berorientasi pada infrastruktur, tetapi turut memastikan anak-anak Samarinda tumbuh dalam lingkungan yang aman, sehat, berpendidikan, dan memiliki kesempatan mengembangkan potensinya. (adv/naf)





