DPRD Samarinda

DPRD Samarinda Minta Pemkot Percepat Pemerataan Fasilitas Sekolah Negeri

DPRD - Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Novan Syahronny Pasie/ Foto: IST

AVNMEDIA.ID - Pemerataan kualitas sarana pendidikan di sekolah negeri menjadi perhatian Komisi IV DPRD Kota Samarinda

Legislator menilai peningkatan fasilitas secara merata perlu dipercepat agar seluruh sekolah memiliki kualitas layanan yang setara dan tidak lagi muncul anggapan adanya sekolah favorit dalam pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB).

Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Muhammad Novan Syahronny Pasie, mengatakan pada dasarnya seluruh sekolah negeri menggunakan kurikulum nasional yang sama. 

Namun, perbedaan fasilitas penunjang masih menjadi faktor yang memengaruhi penilaian masyarakat terhadap kualitas masing-masing sekolah.

“Standar kurikulumnya sama, tetapi memang masih ada perbedaan dari sisi fasilitas, seperti laboratorium, lapangan olahraga, hingga sarana pendukung lainnya. Itu yang perlu dibenahi secara bertahap agar kualitas sekolah semakin merata,” ucapnya.

Menurut Novan, pemerintah kota perlu menjaga konsistensi alokasi anggaran untuk meningkatkan sarana dan prasarana pendidikan. 

Ia menyebutkan, jumlah sekolah negeri di Samarinda yang mencapai 164 sekolah dasar dan 50 sekolah menengah pertama membuat proses pemerataan tidak bisa dilakukan dalam waktu singkat.

“Dengan jumlah sekolah yang cukup banyak, tentu pembenahan tidak bisa dilakukan sekaligus. Karena itu, peningkatan fasilitas harus terus dilaksanakan setiap tahun agar kesenjangan antar sekolah semakin kecil,” ucapnya.

Selain menyoroti pemerataan fasilitas, Komisi IV juga terus memantau penyelesaian aduan terkait pelaksanaan SPMB 2026. 

Dari 36 laporan yang diterima Tim Reaksi Cepat (TRC), sebanyak 20 calon siswa telah memperoleh sekolah, sementara 16 laporan lainnya masih dalam proses verifikasi oleh Inspektorat.

Novan menjelaskan, pembahasan awal terhadap laporan tersebut telah dilakukan bersama Dinas Pendidikan Kota Samarinda

Selanjutnya, proses pemeriksaan diserahkan kepada Inspektorat karena memerlukan kewenangan lintas perangkat daerah untuk memastikan seluruh laporan ditangani secara objektif.

“Inspektorat sudah melakukan pemeriksaan awal terhadap seluruh laporan yang masuk. Sebagian kasus telah selesai diputuskan, sedangkan beberapa lainnya masih memerlukan pendalaman sebelum ditetapkan hasil akhirnya,” terangnya.

Di tengah proses pemeriksaan yang masih berlangsung, DPRD meminta aktivitas belajar mengajar di seluruh sekolah tetap berjalan sebagaimana mestinya. Termasuk bagi peserta didik yang status administrasinya masih menunggu hasil verifikasi.

Novan juga mengingatkan masyarakat agar tidak terburu-buru menarik kesimpulan mengenai dugaan pelanggaran dalam pelaksanaan SPMB sebelum hasil pemeriksaan resmi diumumkan.

“Kami memilih menunggu hasil pemeriksaan secara menyeluruh. Biarkan proses yang sedang berjalan menghasilkan kesimpulan yang objektif berdasarkan fakta di lapangan,” pungkasnya.

Ia turut mengajak masyarakat untuk aktif melaporkan berbagai persoalan di lingkungan pendidikan kepada pemerintah, baik yang berkaitan dengan proses penerimaan peserta didik, dugaan pelanggaran disiplin tenaga pendidik, maupun layanan pendidikan lainnya.

Menurutnya, partisipasi masyarakat menjadi bagian penting dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan di Kota Samarinda. (adv/naf)

Related News
Recent News
image
Advertorial Jasa Kapal Assist Jadi Andalan, DPRD Samarinda Minta Perumda Varia Niaga Perluas Usaha
by Tim Advertorial dan Bisnis2026-07-28 19:23:23

DPRD Samarinda mendorong Perumda Varia Niaga memaksimalkan jasa kapal assist untuk tingkatkan PAD

image
Advertorial DPRD Samarinda Soroti Pedagang di Bahu Jalan Folder Air Hitam, Minta Pemkot Siapkan Solusi
by Tim Advertorial dan Bisnis2026-07-27 20:12:00

UMKM di Folder Air Hitam diminta tidak berjualan di bahu jalan, Pemkot didorong beri solusi