DANA Soroti Kepercayaan dan Tata Kelola untuk Perkuat Ekonomi Digital Indonesia
Vince Iswara di WEF 2026 - Keterlibatan ini memperkuat posisi DANA dalam percakapan internasional terkait tata kelola teknologi, inovasi digital yang bertanggung jawab, dan transformasi ekonomi berkelanjutan/ HO to Avnmedia.id
Keberlanjutan menjadi salah satu topik utama di Davos 2026, sebagai faktor penting membangun kepercayaan masyarakat.
Yattha Saputra, Chief Finance Officer DANA, menekankan bahwa pertumbuhan, tata kelola, dan keberlanjutan harus berjalan beriringan.
"Sustainability bagi DANA bukan sekadar kewajiban, tapi pilar operasional untuk mengukur kualitas pertumbuhan, baik dari sisi bisnis maupun lingkungan," jelasnya.
Dalam Sustainability Report 2024, DANA mencatat bahwa setiap transaksi menghasilkan sekitar 0,14 gram CO₂e, hanya 3% dari emisi satu email biasa—menunjukkan komitmen DANA terhadap operasional ramah lingkungan.
Inklusi Keuangan sebagai Strategi Ketahanan Ekonomi
WEF Davos 2026 juga menyoroti pentingnya inklusi keuangan sebagai strategi ketahanan ekonomi. DANA mencatat:
- 43% pengguna berasal dari kelompok unbanked.
- 86% pengguna berada di kota tier 2–4.
Data ini menunjukkan bahwa perluasan layanan digital tidak hanya memperluas penetrasi, tapi juga memperkuat basis ekonomi formal di luar pusat kota.




